Nasional

BBM Bersubsidi Akan Di Batasi Pembeliannya, Stok Kuota Pertalite Sisa Dikit ?

Jakarta, beeoneinfo.com

PT Pertamina Patra Niaga selaku anak usaha PT Pertamina (Persero) sedang uji coba melakukan pembatasan pembelian Pertalite dan Solar menggunakan sistem MyPertamina. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan kuota Pertalite sampai Agustus 2022 tersisa 3,55 juta kiloliter (KL) dari yang ditetapkan tahun ini 23,05 juta KL.

“Penyaluran Pertalite hingga bulan Agustus sudah mencapai 19,5 juta KL dari kuota 23,05 juta KL,” kata Irto.

 

Selain Pertalite, BBM subsidi jenis Solar penyalurannya sudah mencapai 11,4 juta KL dari kuota yang ditetapkan 14,9 juta KL. Itu artinya, kuota Solar tinggal tersisa 3,5 juta KL sampai Agustus 2022.

Lagi Viral :   BERUMUR 40 TAHUN,  PT BUKIT ASAM SEMAKIN BERARTI BAGI MASYARAKAT

“Penyaluran Solar hingga bulan Agustus sudah mencapai 11,4 juta KL dari kuota yang diberikan ke Pertamina sebesar 14,9 juta KL,” jelasnya.

Pembatasan konsumsi BBM Solar sudah dilakukan sejak 2020. Hal itu diatur melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Nomor 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM 2020 tentang Pengendalian Penyaluran Jenis BBM Tertentu.

Irto mengatakan pembelian Solar kini mulai dicatat melalui sistem MyPertamina sejak awal September 2022.

“Selama ini yang Solar dicatat secara manual. Nantinya bakal dicatat menggunakan sistem MyPertamina, sekarang pencatatan juga sudah mulai bagi yang pakai QR, kalau yang belum kami catat nomor polisinya,” kata Irto.

Lagi Viral :   BBM Turun Lagi, Masyarakat Bandar Lampung Beri Apresiasi Pada Pemerintah

Dalam aturan, jenis kendaraan pribadi kendaraan roda empat pembelian maksimal Solar 60 liter per hari. Untuk angkutan umum orang atau barang dengan kendaraan roda empat, maksimal 80 liter per hari dan untuk angkutan umum orang atau barang dengan kendaraan roda 6 maksimal 200 liter per hari.

Kebijakan ini juga akan diberlakukan bagi BBM Pertalite. Nantinya kendaraan yang sudah mencapai batas volume akan secara otomatis distop pembeliannya.

Saat ini sendiri Pertamina sedang melakukan uji coba pembatasan BBM Pertalite dengan maksimal pembelian 120 liter per hari. Hal ini diberlakukan sambil dilakukan persiapan sistem dan infrastruktur.

“Itu sementara saja sebagai default di sistem di mana kita sedang melakukan uji coba sistem dan infrastruktur,” imbuhnya.

Lagi Viral :   Chat "Tembak Mati" Politikus Gerindra Oleh Isteri Gubernur Viral, Karena Ganggu Suami ?

Hingga kini pembatasan Pertalite yang akan dicatat melalui sistem MyPertamina belum berjalan karena masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

“Bagian regulator (pemerintah) itu nanti menentukan pembatasan berdasarkan kriteria kendaraan dalam revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top