Bandar Lampung

Bee Media Jalan Bareng KAMI Lampung Gunakan Limbah Plastik Dalam Program Ketahanan Pangan

Bandar Lampung, beeoneinfo.com

Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) Lampung kembali melakukan gebrakan dalam masa pandemi covid 19.

Usai bergerak membagikan masker serta takjil selama bulan puasa dikota Bandar Lampung. Kini KAMI Lampung mulai mencari solusi baru untuk mengatasi krisis ekonomi dan pangan selama pandemi terus berlangsung.

“Untuk awal, kita menjalankan ide dari pimpinan redaksi beeoneinfo.com yang kebetulan juga anggota KAMI Lampung ditingkat provinsi” Terang Nusirwan Adil, ketua Pengurus Daerah KAMI Bandar Lampung.

“Konsepnya bercocok tanam secara hidroponik. Kemudian kader – kader kita berinovasi bagaimana caranya tanpa biaya besar semua bisa berjalan.” Terusnya saat ditemui dirumah besar KAMI Lampung, Kedamaian Jum’ at (26/6).

Setelah semua dihitung, akhirnya KAMI Lampung dan Bee Media mulai membangun instalasi hidroponik yang dibutuhkan.

“Kita gunakan apa yang ada dulu, enggak perlu mewah – mewah. Kaki – kaki dan tiang atap kita pakai bambu dari pihak media. Kemudian untuk paralon dan kebutuhan lain kita patungan. Untuk potnya, kami ganti dengan bekas air mineral gelas” Papar Adil, sapaan akrabnya.

“Semua kita kerjain sendiri, kita memang ingin sampaikan pesan pada masyarakat, jika ingin berbuat mari mulai manfaatkan apa yang ada disekitar. Kalo kurang baru beli” ceritanya kembali.

Untuk pengerjaannya, Adil mengatakan semua pengurus baik di provinsi atau kota Bandar Lampung menunjuk satu pelaksana kegiatan ini.

“Ada ketua timnya, Yudis. Dia kita minta terjun karena pernah pengalaman sebelumnya bercocok tanam hidroponik.” Imbuhnya.

Rencananya, jika satu lahan percontohan ini sukses, mereka akan membuat instalasi mini untuk dititipkan pada warga yang berminat.

“Kedepan, kalau yang pertama ini sukses kita akan buat instalasi mini. Nanti instalasi – instalasi ini kita titipkan pada warga sekitar yang berminat cocok tanam. Kita sediakan semua, jadi warga hanya bantu mengawasi mesin airnya dan perkembangan tanaman.” Adil melanjutkan.

“Kemudian nanti waktu panen, kita beli kembali dengan harga sepantasnya. Jadi ada 3 manfaat program ini nanti yaitu, ketahanan pangan, pengolahan limbah dan menambah pendapatan masyarakat.” Tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top