Daerah

DUGAAN OKNUM SEKWAN SETUJUI PEMBAYARAN SPJ FIKTIF OKNUM DPRD PALI.

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Sekretariat DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memang terlalu sering diterpa masalah. Pada tahun anggaran 2017 lalu, sekretariat  DPRD PALI ini juga pernah bermasalah masalah anggaran yang dikorupsi sehingga menetapkan Sekretaris Dewan dan bendahara Sekwan sebagai terpidana.

Kemudian terulang lagi pada Tahun anggaran 2020, Sekretariat DPRD kembali dilaporkan Ketua DPRD PALI sendiri atas dugaan banyaknya anggaran di Sekretaris DPRD PALI yang tidak jelas. Kasus ini sedang ditangani Kejaksaan Negeri PALI, bahkan baru baru ini sekretariat DPRD PALI digeledah Tim Kejaksaan Negeri PALI.

Saat ini, Sekretariat DPRD kembali mendapat issu tak sedap, yakni adanya dugaan SPJ fiktif dicairkan oleh Sekretariat DPRD Kabupaten PALI.

Sebelumnya perna diberitakan  ada dugaan Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan ada mengajukan pembayaran SPJ fiktif kegiatan kunjungan kerja Komisi 1 DPRD Kabupaten PALI ke luar daerah atau tepatnya ke Kabupaten Musi Banyuasin-Sumsel.

Yang mana dugaan ini setelah Komisi 1 DPRD Kabupaten PALI melaksanakan kegiatan kunker pada tanggal 04 September sampai dengan 07 Oktober 2021. Mengingat kunker ini memang tugas pokok, fungsi dan kewenangan sebagai anggota DPRD.

Kunker DPRD Kabupaten PALI ini dibagi dalam dua kelompok, yakni tujuan ke Kabupaten Musi Banyuasin dan tujuan ke Cilegon.

Kunjungan kerja Komisi 1 DPRD Kabupupaten PALI ini terjadwal dari Tanggal 4 Oktober sampai Tanggal 7 Oktober 2021. Namun diduga ada salah seorang oknum DPRD PALI dari komisi 1 tidak mengikuti kunjungan kerja sebagaimana mestinya. Oknum ini diduga cuma mengikuti satu hari saja ketika hari pertama berkunjung pada Tanggal 4 Oktober 2021. Pada hari itu jugo oknum ini pulang tanpa bisa menyelesaikan jadwal kunjungannya. Memang masuk akal bisa langsung pulang, karena jarak Kabupaten PALI dengan Kabupaten Musi Banyuasin sangat dekat.

” Oknum DPRD itu disinyalir hanya ikut kunjungan kerja dihari pertama, setelah mengambil foto di Kabupaten Musi Banyuasin, sebagai bukti kunjungan tersebut, oknum ini langsung pulang di Kabupaten PALI.” Ujar narasumber yang namanya dirahasiakan.

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Bagikan Itik Dan telur, Ini Tujuannya

Namun lanjut dia, walaupun Oknum DPRD Kabupaten PALI dimaksud cuma ikut kunker satu hari tapi dia tetap mengajukan tagihan SPJ ke bendahara Sekretariat Dewan PALI secara penuh.

Mirisnya lagi, pengajuan tagihan SPJ fiktif ini diduga disetujui dan di acc oleh Oknum Sekreraris Dewan PALI, sehingga Bendahara Sekwan melakukan pembayaran penuh.

Dari informasi yang didapat oknum DPRD Kabupaten PALI itu berinisial A, dia berasal dari salah satu partai yang berlatar belakang agama.

SPJ fiktif ini didasari atas Jadwal kunker Komisi 1 DPRD Kabupaten PALI itu bertabrakan dengan jadwal kegiatan internal Partainya, sehingga oknum DPRD ini diduga tidsk bisa mengikuti kunker Komisi 1 DPRD PALI sampai Tanggal 07 Oktober 2021

” Bertepatan dengan waktu kunker itimu, Partai oknum anggota DPRD Kabupaten PALI dimaksud ada kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) di Kabupaten PALI  pada Tanggal 06 Oktober 2021. Sehingga diduga itulah penyebabnya oknum DPRD Kabupaten PALI itu tidak bisa mengikuti kegiatan kunjungan kerja sebagaimana mestinya ” Ungkapnya.

Namum demikian Oknum DPRD Kabupaten PALI ini tetap mengajuhkan SPJ secara normal berdasarkan kunjungan kerja secara penuh selama 4 hari yaitu Tanggal 04 – 05- 06 – 07 Oktober 2021.

Ironinya, pengajuan tagihan SPJ fiktif itu diduga disetujui dan di acc oknum Sekwan PALI cuma beralaskan laporan oknum pendamping dari Sekretariat DPRD PALI yang mengikuti kunjungan itu. Oknum Sekwan diduga tidak terlalu peduli dengan absen dan dokumentasi selama kunjungan kerja itu.

Pencairan dugaan SPJ fiktif oknum DPRD Kabupaten PALI ini diakui oleh Bendahara Sekwan Kabupaten PALI Irma, ketika dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Dia membenarkan kalau SPJ perjalanan dinas Anggota DPRD komisi 1 sudah di bayarkan semua.

“Benar untuk SPJ perjalanan dinas komisi 1 sudah dibayarkan” Jelas Irma.

Begitu juga Sekretaris DPRD Kabupaten PALI, Usmanto ketika dikonfirmasi Senin, (18/10/2021), dia juga membenarkan adanya kunjungan kerja Komisi 1 DPRD Kabupaten PALI ke luar  daerah, yaitu ke Kabupaten Musi Banyuasin ( MUBA) dan Cilegon Pada tanggal 04-07 Oktober 2021 lalu.

Lagi Viral :   BBPOM Bandar Lampung Kunjungi Lampung Selatan, Ini Tujuannya

Namun terkait adanya informasi dugaan oknum anggota DPRD yang tidak ikut pada kunker tersebut namun bisa mengajukan SPJ, dirinya belum mengetahui.

Usmanto mengatakan akan mengkonfirmasi dahulu ke pendamping yang ikut kunjungan kerja itu. Dengan alasan menurut Usmanto pada saat kunker itu dirinya tidak ikut mendampingi.

Terkait permasalahan ini, Napeleon salah seorang Pemerhati Pembangunan dikabupaten PALI menanggapinya bahwa dirinya sangat menyayangkan masih ada dugaan praktek perbuatan korupsi di Sektetariat DPRD Kabupaten PALI.

” Sangat kita sayangkan masih saja ada oknum wakil rakyat yang seharusnya bisa jadi contoh dan tauladan yang baik bagi masyarakat PALI, mala melakukan perbuatan yang memalukan, apalagi oknum DPRD itu berasal dari salah satu partai yang memiliki background agama ” Beber Napeleon, Senin (25/10/2021).

Kata Napeleon lagi seharusnya oknum Sekretaris Dewan itu lebih teliti, jangan asal menyetujui adanya pengajuan SPJ oknum DPRD PALI sebelum dilengkapi dokumen administrasi, absen dan foto foto lengkap kunjungan kerja DPRD PALI .Kalau cara begitu berarti sangat mudah terjadi kebocoran anggaran di Sekretariat DPRD PALI.

” Namun menurut saya, sangat mustahil seorang Sekretaris Dewan tidak mengetahui setiap kegiatan kunjungan kerja DPRD Kabupaten PALI. Terkecuali memang ada konspirasi antara oknum DPRD tersebut dengan oknum Sekretaris Dewan PALI sehingga segala bentuk pengajuan SPJ, termasuk SPJ fiktif semua cair ” Ungkap Napeleon.

Dijelaskan Napeleon, sebagaimana fugsi dan tugas pokok Sekretaris Dewan diantaranya Penyelenggaraan administrasi kesekretariatan DPRD; Penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD; Fasilitasi penyelenggaraan rapat DPRD; Penyediaan dan pengoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD; Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya

Kata Napeleon lagi, harus berapakali lagi Sekretariat DPRD Kabupaten PALI ini diterpa masalah hukum karena kebocoran anggaran di Sekretariat DPRD PALI. SPJ fiktif itu juga korupsi, yaitu perbuatan melawan hukum, memalsukan dokumen, keterangan palsu dan merugikan negara dan macam macam.

Lagi Viral :   KEJARI PALI KEMBALIKAN BERKAS KE POLSEK, ALASAN PERLU SAKSI AHLI

Diulangi Napeleon lagi, dulu pada tahun 2017 Sekrerariat DPRD PALI, Oknum Sekwan dan Bendahara sudah terpidana, mala sekarang Oknum Sekwan PALI masih DPO Kejaksaan. Kemudian awal tahun 2021 baru lalu, Sekretariat DPRD PALI juga dilaporkan Ketua DPRD PALI sendiri karena banyak anggaran keuangan di sekretariat DPRD PALI tahun 2020 tidak jelas. Kasus ini saat ini sedang diproses Kejaksaan Negeri PALI.

Dan terbaru terungkap lagi kasus dugaan ada oknum DPRD Kabupaten PALI mengajukan pembayaran SPJ fiktif yang disetujui pembayarannya oleh Sektetariat DPRD PALI.

” Terkait dugaan ini kami minta Aparat Penegak Hukum dapat melakukan audit SPJ di Sekretariat DPRD Kabupaten PALI. Karena tidak tertutup kemungkinan hal ini sudah sering terjadi ” Harapnya.

Usmanto, ketika kembali dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait masalah ini. Dia menjelaskan kalau dirinya sudah menanyakan hal itu ke pendamping Staf Komisi 1 Ali wardana.

Ali Wardana mengatakan bahwa yang bersangkutan berangkat kunjungan kerja ke Musi Banyuasin.

Namun pendamping itu tidak bisa memberikan kejelasan berapa hari yang bersangkutan hadir di sana

” Karena dari laporan pendamping tersebut sudah lengkap artinya uang perjalanan dinas tersebut bisa di cairkan ” Ujar Usmanto, Senin (25/10/2021).

Sedangkan sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten PALI H Asri Ag saat dikonfirmasi via pesan WhatsAp terkait masalah ini, dia hanya membuka pesan namun tidak memberikan jawaban, Senin (18/10/2021) (AE)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top