Daerah

FMTAB LAPORKAN DUGAAN PENYELEWENGAN DANA BLT DESA TANJUNG AGUNG KECAMATAN TANJUNG AGUNG

Muara Enim
beeoneinfo.com

Kasus dugaan penyelewengan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada tahun 2020 bagi  warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak corona virus (Covid-19), oleh oknum kepala desa Tanjung Agung  Kecamatan Tanjung Agung  Kabupaten Muara Enim  terus menjadi sorotan.

Dari berbagai sumber diberitakan terungkapnya kasus dugaan penyelewengan dana BLT di Desa Tanjung Agung tahap pertama ini berawal saat sekurangnya ada 151 warga yang seharusnya mendapatkan dana BLT 9 bulan tapi hanya menerima 6 bulan.

Ironisnya lagi, dari penerima dana BLT tersebut, ada salah satu warga yang diketahui sudah meninggal dunia. Anehnya warga Almarhum itu masih termasuk dalam daftar warga  penerima dana BLT.

Lagi Viral :   Gelar Deklarasi Damai Pilkades Di Aula Sebuku, Lampung Selatan Siap Sukseskan Gelaran Pada 28 Oktober Mendatang

Dugaan penyelewengan dana BLT Desa Tanjung Agung ini akhirnya dilaporkan Ketua Forum masyarakat Tanjung Agung Bersatu (FMTAB) ke Polres Muara Enim, ke Kejaksan Negeri Muara Enim,  juga ke Inspektorat Kabupaten Muara Enim.

Hal ini disampaikan Ketua Forum masyarakat Tanjung Agung Bersatu Aprizal kepada wartawan, Selasa (14/09/2021).

Dikatakan Aprizal,  setelah dilaporkan ke Polres Muara Enim dan Ke Kejaksaan Negeri Muara Enim, pihaknya juga sudah menindak lanjutinya Ke Inspiktorat Kabupaten Muara Enim sebagaimana arahan dari institusi kejaksaan.

“Miris dari 151 jumlah KK yang menerima dana BLT, Uangnya tidak sesuai dengan jumlah yang dilaporkan pada tahun 2020. Tidak sesuai dengan bukti kenyataan yang ada. Oknum Kades tidak transparan ” Ucap Aprizal.

Lagi Viral :   Desas Desus Praktik Suap Pada Rekrutmen Satpol PP Lampung Selatan, Ini Tantangan Bupati Pada Pemuda Pemudi

” Seharusnya oknum kepala desa Tanjung Agung bisa membagikan dana BLT tersebut secara benar dan tepat sasaran, sehingga laporan seperti ini tidak terjadi ” Tukasnya.

Pembagian dana BLT didesa Tanjung Agung ini juga dikeluhkan oleh salah seorang warga Desa Tanjung agung yang berinisial RN (45th). Dirinya, yang tergolong tidak mampu seharusnya bisa menerima dana tersebut, bukan mala dibodoh bodohi.

” Kami ini warga miskin, tolong pak,  bantu kami, karena itu memang hak kami , bukan mala kami di bodoh – bodohi. Jangan seperti hantu ” Katanya lirih, Rabu (15/09/2021)

Lagi Viral :   Winarni Nanang Minta Anggota DWP Menciptakan Program Yang Inovatif Dan Kreatif

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung berkenaan dengan masalah ini belum bisa dikonfirmasi (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top