Daerah

Gadis Disabilitas Di Cabuli Saudaranya Sendiri Di Jati Agung, Pelaku : “Saya Juga Bingung Tangan Saya Raba -Raba”

Lampung Selatan, beeoneinfo.com

Perbuatan cabul kembali terjadi, kali ini menimpa gadis malang inisial R (17) penyandang cacat disabilitas. Pelaku sendiri ternyata adalah sepupunya sendiri, Bg (26) keduanya tinggal bertetanggaan di Kecamatan Jatiagung Lampung Selatan.

Akibat perbuatan Bg tersebut, R sendiri sempat mengalami trauma berat. Bg yang sudah memiliki tiga anak inipun kemudian diamankan Mapolsek Jatiagung setelah mendapat laporan dari pihak keluarga.

Kapolsek Jatiagung, Iptu Mayer Anwar Siregar mengatakan perbuatan Bg dilakukan pada pertengahan April 2021 lalu. Mapolsek sendiri kemudian menerima laporan setelah perbuatan Bg terbongkar pihak keluarga R dan melapor.

Pelaku sendiri melakukan aksinya saat keadaan rumahnya sedang sepi. Saat itu Bg sedang asyik menonton TV dirumahnya sendiri yang berada tepat dibelakang rumah korban.

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Lagi - Lagi Sabet Penghargaan, Berikut Dua Penghargaan Yang Kembali Di Raih

Tak lama kemudian R melintas didepan rumahnya. Melihat korban lewat, Bg kemudian memanggil R untuk bersama – sama menyaksikan TV.

Pada saat itulah, tiba – tiba tangan Bg mulai meraba – raba tubuh R. Namun begitu, Bg membantah jika dirinya telah meniduri korban, dia berdalih jika itu adalah perbuatan pertama kalinya dan juga heran kenapa tiba – tiba tangannya menggerayangi tubuh R.

“Enggak, saya cuma pegang – pegang saja, enggak sampai mensetubuhi” Ungkap Bg pada Sabtu (05/06).

“Cuma ya itu, saya bingung kenapa tangan saya tiba – tiba bergerak menggerayangi bagian sensitif R” Ucapnya lagi.

Lagi Viral :   PT Bintang Jaya Husada Bangun Jalan Umum Untuk Kepentingan Masyarakat

Kasus ini sebelumnya sempat tertutup rapat, sebab korban sendiri mengalami trauma dan tidak mau keluar dari kamarnya selama seminggu.

Kecurigaan bertambah saat korban kemudian tidak mau bertemu pelaku dan menghindar sembari ketakutan.

Melihat sikap anaknya, naluri sang ibu pun menangkap sesuatu yang ganjil dan kemudian membujuk agar R menceritakan permasalahannya.

Keluarga R kemudian murka setelah mendengar keterangan R dan segera melaporkan Bg ke Mapolsek Jatiagung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Mapolsek sendiri menerima laporan jika Bg sudah menyetubuhi korban. Bg juga diketahui telah melakukan pengancaman pada korban jika berani menceritakan perbuatannya pada orang lain.

“Korban takut mengadu pada ibunya karena sempat diancam akan dibunuh oleh Bg” Kata Kanitreskrim Polsek Jatiagung, Aipda Abdul rahman.

Lagi Viral :   Ini Harapan Mayjen TNI Gabriel Lema Kepada Perkit

Atas perbuatannya, pelaku bakal dikenakan pasal 82 ayat 1 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Ancaman pidananya paling singkat 5 tahun dan maksimalnya 15 tahun penjara,” kata Abdul.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top