Bandar Lampung

Gugatan SK Pemberhentian Aparatur Desa Trimulyo Tegineneng Pesawaran Di PTUN Bandar Lampung, Duet Pengacara KAMI Lampung Optimis Menang

Bandar Lampung, beeoneinfo.com

Dua kuasa hukum 10 mantan aparatur desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng kabupaten Pesawaran yaitu Gunawan SH, MH., CIL dan Nofrizal, SH mengaku optimis akan memenangkan perkara gugatan kali ini di Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung.

Keduanya yang tergabung di Komunitas Aktivis Muda Indonesia Lampung (KAMI Lampung) ini beranggapan, saksi yang dihadirkan kali ini oleh tergugat justru malah menguatkan dugaan mereka jika penggantian aparatur desa yang dilakukan oleh kepala desa Trimulyo adalah terkait kepentingan dan janji politik.

“Jadi kita ingatkan lagi ya, pemberhentian aparatur desa itu tidak mengikuti kepala desa, tapi sudah ada regulasinya. Selama syaratnya tidak mencukupi, kepala desa yang baru menggantikan kepala desa yang lama tidak serta merta bisa juga memberhentikan aparatur desa tersebut” Terang Gunawan.

“Tadikan jelas, kita sudah tanyakan pada ketua tim penjaringan aparatur desa yang dijadikan saksi oleh pihak tergugat dan intervensi, dia sendiri mengaku jika dia dan 10 aparatur baru yang diangkat itu adalah Tim Sukses dari kepala desa Endro” Paparnya.

“Jadi benang merahnya udah mulai keliatan nih, dugaan kami dari awal memang ini jangan – jangan ada kepentingan atau janji politik.” Sambung Gunawan lagi.

Terkait adanya surat dukungan masyarakat untuk penggantian aparatur desa baru, Nofrizal, SH menegaskan jika saat ini mereka sudah mengantongi pernyataan dari warga desa yang menandatangani surat dukungan tersebut.

“Kita tegaskan kembali, kami sudah mengantongi beberapa pernyataan warga yang intinya adalah tidak tahu jika mereka dimintai tanda tangan terkait penggantian aparatur desa dan itu diatas materai dan siap dipertanggungjawabkan didepan hukum yang berlaku.” Tegas Nofrizal, SH.

“Jadi dengan dalih apapun, terserah saksi mereka yang dianggap tokoh masyarakat itu setuju aparatur desa diganti, ya bukti kami ini yang akan kami kuatkan kemeja hijau” Ujarnya lagi.

Keduanya optimis akan kembali memenangkan kasus pemberhentian aparatur desa ini berdasarkan perjalanan sidang hingga hari ini, Rabu (14/10).

“Saya kemarin sudah memenangkan gugatan salah satu kepala dusun yang diberhentikan sepihak oleh kades Depokrejo di Lampung Tengah, ya mirip – miriplah seperti ini, cuma sidang digelar secara virtual saja.” Ujar Gunawan sambil tersenyum.

Hari ini, Rabu (14/10) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandar Lampung kembali menggelar sidang gugatan SK Pemberhentian aparatur desa di desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.

Agenda sidang kali ini mendengarkan keterangan saksi dari pihak tergugat dan intervensi tergugat yaitu 10 aparatur desa yang baru saja diangkat.

Ada dua orang saksi yang diambil sumpahnya untuk dimintai keterangan oleh majelis hakim PTUN Bandar Lampung. mereka adalah Kahar Muzakar yang menjadi ketua tim penjaringan aparatur desa dan seorang tokoh masyarakat bernama Ahmad Samidi.

Sayangnya, majelis hakim sendiri sempat kecewa karena saksi yang dihadirkan dianggap tidak relevan dengan apa yang digugat yaitu perihal SK Pemberhentian, sementara salah satu saksi adalah seorang ketua tim penjaringan yang hanya tahu tentang proses seleksi aparatu desa baru saja.

Hakim ketua yang memimpin persidangan sendiri sempat kecewa berat pada saksi karena saat ditanya apakah saksi membaca regulasi hukum tentang pengangkatan aparatur desa dijawab dengan enteng hanya sekilas saja.

Sidang sendiri ditunda kembali untuk Rabu berikutnya dengan agenda yang sama yaitu mendengarkan saksi tergugat lain yang akan dihadirkan. Majelis hakim sendiri mempersilahkan kedua belah pihak untuk terus menambah bukti baru jika kemudian ditemukan dan dianggap bisa memperkuat keadaan.

(Red)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top