Daerah

INI TAMPANG PELAKU PEMBUNUHAN ANAK TIRI SECARA SADIS DIKABUPATEN PALI

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Sebelumnya sempat menggegerkan warga Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), lantaran diketemukannya mayat bocah lelaki bernama Niko binti Dedek yang baru berumur 2 tahun di sebuah rumah kosong di Simpang Empat Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Kamis (26/08/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. lalu.

Ketika pertama kali diketemukan,  jasad bayi lelaki yang masih berumur 2 tahun itu,sedang ditunggui saudari prempuannya yang bernama Niken binti Dedek (5th)

Tidak sampai satu minggu, pelaku pembunuhan anak  secara sadis di
Pinggir Jalan Unit VIII PT. MHP Desa Semangus Kec. Talang Ubi Kab. PALI. berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Polres PALI Senin (30/08/2021).

Kapolres Kabupaten PALI AKBP Rizal Agus Triadi, S.i.k didampingi Kasat Reskrim AKP Alfredo Hidayat, S.H, S.I.K melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution membenarkan penangkapan pelaku.

Dijelaskan Kapolsek, Unit Reskrim Polsek Talang Ubi sudah berhasil menangkap terduga pelaku perkara pembunuhan terhadap anak dibawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Unsur Pasal 80 ayat 3 UU No. 17 Th 2016 ttg Perlindungan Anak Jo Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Tersangka adalah Anton Bin M Yamin (27th) warga Tebing Atmojo Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Lagi Viral :   Gubernur Ansar Ahmad Dijadwalkan Melantik Pengurus Perkit Kepri

Sedangkan korban adalah Niko binti Dedek (2th) warga SP 6 Desa Bumi Makmur Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan

” Motif pembunuhan anak dibawah umur ini, lantaran tersangka cemburu dan marah terhadap istrinya yang bernama Rapika Dewi (24th) Warga SP 6 Desa Bumi Makmur Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan, sehingga tersangka melampiaskan kemarahan kepada anak tirinya Niko yang terus menangis ” Ujar Kapolsek

Dituturkan Kapolsek, pristiwa ini berawal terjadi keributan antara tersangka (Antoni) dengan istrinya yang bernama Rapika Dewi.

Tersangka menuduh istrinya sudah berselingkuh, kemudian tersangka mengajak istri dan kedua anak tirinya yang bernama Niken dan Niko (korban) untuk jalan kependopo dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX.

Awalnya istri tersangka tidak mau naik sepeda motor, sedangkan kedua anaknya telah terlebih dahulu naik keatas Sepeda motor yang dikendarai tersangka.

Tersangka tetap memaksa istrinya untuk naik keatas sepeda motor. Sehingga akhirnya istrinya pun naik keatas sepeda motor,

Tersangka mulai melajukan sepeda motornya dengan posisi Niko (2th) duduk didepan, Niken (5th) duduk ditengah belakang diapit ibunya.

Namun dalam perjalanan tiba-tiba istri tersangka melompat dari sepeda motor sambil berteriak meminta tolong.

Melihat istrinya sudah melompat turun dari sepeda motor yang tersangka kendarai. Tersangka bukan mala stop namun terus tancap gas menuju ke arah Pendopo membawa kedua anak tirinya.

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Bagikan Itik Dan telur, Ini Tujuannya

Dalam perjalanan, Niko yang masih berumur 2 tahun terus menangis. Kemudian saat melintas di Jalan Unit VI PT. MHP, tersangka menghentikan sepeda motornya dan mendorong korban Niko dari sepeda motor dan menyuruhnya berhenti menangis.

Tetapi Niko masih terus menangis. Tersangka kesal, lalu tersangka memarkirkan sepeda motor, terus menginjak perut Niko dengan kaki kanan tersangka, yang mengakibatkan korban mengek dan tersendat napasnya.

Lalu tersangka mengangkat korban keatas motor dan menjalankan lagi sepeda motornya kembali. Ternyata menyiksa korban tidak cukup sebatas itu saja. Saat dijalan tersangka melihat ada sungai, dan lalu tersangka menghentikan motor dan membawa korban ke sungai, lalu tersangka mengangkat kedua kaki korban dengan kedua tangannya dan menyelupkan kepala korban kedalam sungai, hingga napas korban tambah tersendat.

Kemudian tersangka menaikkan kembali korban keatas sepeda motor dan melanjutkan lagi perjalanan dengan posisi korban Niko masih tetap didepan, sedang saksi Niken tetap dibelakang.

Saat dijalan setelah disiksa diinjak serta dicelupkan ke sungai oleh tersangka, korban sudah kesulitan bernapas, sehingga tersangka kembali menghentikan sepeda motornya.

Tersangka meniup mulut korban agar korban bisa bernapas normal lagi. Akan tetapi napas korban semakin habis, sehingga tersangka menaikkan kembali korban keatas sepeda motor dengan posisi korban dipindahkan duduk dibelakang dengan dipegang oleh saksi Niken.

Lagi Viral :   Kunjungi Nanang Ermanto, Ini Tujuan Audiensi PT PLN UPK sebalang

Saat dijalan tersangka mulai menyadari kalau korban sudah tidak bernapas lagi atau sudah meninggal dunia, sehingga tersangka meninggalkan korban Niko yang sudah meninggal bersama saksi Niken disebuah rumah kosong di di Simpang Empat Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Lanjut Kapolsek, setelah penyidik menerima Laporan Polisi, olah TKP dan memeriksa saksi-saksi, maka penyidik mendapatkan informasi bahwa Pelaku Antoni sedang berada di tempat persembunyian di Daerah Kota Tangerang Jakarta Barat.

Mendapatkan informasi keberadaan tersangka, Team Elang Polsek Talang Ubi yang dipimpin oleh IPDA Arzuan SH bergerak cepat dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka.

” Saat ini tersangka berikut barang bukti 1 ( satu ) unit Sepeda Motor Yamaha Jupiter MX Jambrong tanpa plat nomor polisi warna hitam,  1 ( satu ) lembar V.E.R,  1 ( satu ) helai baju kaos oblong lengan panjang dan 1 ( satu ) helai celana kaos warna panjang sudah diamankan dimapolsek Talang Ubi Polres PALI ” Tutup Kapolsek Talang Ubi. (E/A)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top