Daerah

JALAN COR DI MUARA SUNGAI KABUPATEN PALI BARU SETAHUN SUDAH MENGECEWAKAN

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Pengerjaan proyek pakai uang rakyat tanpa dilandasi rasa tanggung jawab, maka hasilnya sudah pasti sangat mengecewakan. Apalagi yang ada dibenak oknum pelaksana dan oknum yang terkait cuma mengejar keuntungan semata, dengan tidak mengutamakan kwalitas pekerjaan maka jelas hal itu merugikan negara terutama warga yang menggunakan sarana tersebut.

Seperti halnya jalan cor beton yang ada di Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan.

Jalan cor beton dimaksud baru dikerjakan pada tahun anggaran Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 2019 lalu. Namun sayangnya belum lama dinikmati warga, jalan cor beton tersebut sudah babak belur, bahkan mala jadi sumber polusi debu.

Baru setahun sudah rusak. warga Desa Muara Sungai sangatlah kecewa. Terkesan proyek cor beton di Desa Muara Sungai tersebut cuma menghambur hamburkan uang negara.

Seperti yang disampaikan salah seorang warga Desa Muara Sungai yang berinitial AS. Dirinya sangat kecewa dengan hasil pekerjaan proyek jalan cor beton didesanya tersebut karena baru setahun selesai dikerjakan, saat ini sudah rusak. Kata dia, nampak kondisi saat ini, batu batunya sudah keluar dari coran, yang akibatnya debu debu beterbangan bila dilalui kenderaan.

” Memang dari awal proyek cor beton jalan ini sudah dikerjakan asal jadi karena tidak diberi menghampar batu pondasi pengerasan melainkan langsung saja di cor pelaksananya. sedangkan lapisan sisa aspal lama yang sudah rusak ditimpah saja dengan coran ” Jelasnya, Minggu (12/07/2020)

Dalam hal ini, lanjutnya mereka sebagai warga Desa Muara Sungai sangat merasa dirugikan mengingat yang dibangunkan itu pakai uang rakyat, bukan uang pfibadi.

Oleh karena itu, dirinya sebagai masyarakat meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat memeriksa dan mengaudit kembali bangunan cor beton jalan tersebut. jangan sampai kata dia uang negara hanya dibancai, di jadikan ajang KKN oleh oknum pihak pihak terkait.

Dia juga mengungkapkan, bahwa waktu pelaksanaan proyek cor beton jalan tersebut, dirinya tidak menemukan ada papan proyek. Sehingga warga tidak tahu perusahaan pelaksana dan berapa dana proyek tersebut.

Sementara itu terkait temuan tersebut, secara terpisah, M Ary Asnawi dari DPP Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi (LRAM – GAK) mengatakan pihaknya akan segera melaporkan dugaan kejanggalan proyek jalan cor tersebut.

” Dengan temuan ini, Kita segera membuat laporan kepihak yang berwenang, untuk memeriksa. Kalau ada kerugian negaranya kita minta oknum oknum yang terkait dapat bertanggung jawab ” Katanya. (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top