Daerah

KETUA DPW IWO INDONESIA (IWOI) PROVINSI SUMSEL MINTA KASUS PENGANIAYAAN WARTAWAN DI KARAWANG DIUSUT TUNTAS

Palembang – Sumsel
beeoneinfo.com.

Telah terjadi lagi kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugasnya. Kali ini terjadi di Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat.

Dari informasi yang didapat, dua wartawan daring yang menjadi korban penculikan dan penganiayaan itu bernama Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal Mustofa. Mereka dianiaya oleh pejabat Pemkab Karawang yang juga pengurus Askab PSSI Karawang – Jawa Barat sejak Sabtu, 17 September 2022 hingga Minggu dini hari, 18 September 2022.

Korban kemudian melapor ke Polres Karawang pada Senin malam, 19 September 2022, dengan nomor laporan STTLP/1749/IX/2022/SPKT.Reskrim/PolresKarawang/PoldaJawaBarat. Pelaporan itu dilakukan korban dengan didampingi puluhan orang dari unsur wartawan dan aktivis.

Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Provinsi Sumatera Selatan, H Zainal Arifin Hulap S Ip merasa geram atas terus terulangnya kekerasan terhadap insan jurnalis.

Padahal kata dia, Kemerdekaan pers itu sudah susah payah di perjuangkan di negeri ini. Jurnalis pun sudah dipayungi Undang Undang nomor 40 tahun 1999.

Lagi Viral :   SILATURAHMI KAPOLRESTA BARELANG BERSAMA PAGUYUBAN KOTA BATAM

Namun hal itu masih terus dinodai. Kekerasan terhadap wartawan masih terus terjadi, yang disayangkan justru pelakunya merupakan oknum pejabat yang seharusnya bisa menciptakan keharmonisan di tempat ia bekerja.​

” Dua orang wartawan dimaksud diduga mendapatkan perlakuan kasar berupa penganiayaan dan penculikan oleh oknum Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat. Dari pemberitaan yang beredar, rekan jurnalis itu diperlakukan tanpa perikemanusiaan berupa memaksa minum minuman keras, juga dipaksa meminum air kencing, perbuatan itu sudah sangat diluar batas kemanusiaan,” beber Zainal.

” Kami Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Provinsi Sumatera Selatan mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh oknum Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang tersebut,” ujarnya H Zainal Arifin Hulap S Ip.

Ditegaskan Zainal, Wartawan itu dalam melaksanakan tugas tugasnya dilindungi oleh Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Olehnya, kata dia bila ada tindakan yang menghalang – halangi tugas pers, apalagi diikuti dengan tindakan kekerasan, itu sangat jelas melanggar Undang – Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Lagi Viral :   Hadir Bareng Wakilnya, Nanang Ermanto Buka Sosialisasi IID Tahun 2022 Di Pemkab Lampung Selatan

” Untuk dipahami oleh para oknum pejabat, stakeholder ataupun oleh semua bahwa bahwa wartawan itu mempunyai hak mencari, memperoleh,dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.sesuai Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 sebagai dasar hukumnya,” jelasnya.

Dijelaskannya, sebagaimana dalam Pasal 18 Ayat (1) Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 menyatakan ,bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 Ayat (2) berbunyi terhadap Pers Nasional tidak dikenakan Penyensoran, Pembredelan,atau pelanggaran Penyiaran,Pasal 4 Ayat 3 berbunyi untuk menjamin kemerdekaan pers,Pers Nasional mempunyai hak mencari,memperoleh,dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dan Ayat 4 berbunyi dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan didepan hukum,wartawan mempunyai hak tolak.

” Ancaman pelaku menghalang halangi tugas wartawan dipidana kurungan paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,. (Lima ratus juta rupiah),” terangnya”.

Lagi Viral :   Sambut Lampung Selatan Expo, P2WLS Gelar Kegiatan GEROT Di Way Handak

Atas pristiwa itu, H Zainal Arifin Hulap,S Ip meminta agar kasus tersebut diusut tuntas oleh pihak Kepolisian Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat, tindak pelakunya sesuai hukum dan perundang – undangan yang berlaku.

” Bagi kita semua insan pers, dugaan penganiayaan dan penculikan dua wartawan oleh oknum pejabat Kabupaten Karawang itu sudah sangat menodai dan memalukan korp pegawai negeri di Indonesia. Kita minta Aparat Kepolisian serius menangani kasus tersebut, tindak tegas para pelakunya tanpa pandang bulu,” pungkasnya (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top