Berita Viral

OKNUM ORMAS MAIN TINJU, KEKERASAN TERHADAP WARTAWAN TERUS TERJADI

Majalengka – Jabar
beeoneinfo.com

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, mengingatkan, menghalangi halangi tugas jurnalis saja sudah ada pidananya. Apalagi sampai sudah menimbulkan kekerasan fisik kepada wartawan.

Secara tegas ketentuan pidananya diatur dalam UU Pers Pasal 18 ayat (1), yang berbunyi setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi maka dipidana penjara paling lama tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.

Namun sepertinya ancaman UU nomor 40 tahun 1999 ini belum membuat para pelaku memiliki rasa takut. Terbukti kekerasan terhadap insan pers masih terus terjadi. Kali ini tindakan kekerasan, intimidasi, persekusi dialami oleh Soleman wartawan media Fokus Berita Indonesia (FBI) yang diduga dilakukan oleh oknum ormas di Kantor Desa Mekarwangi, Kecamatan Lemah Sugih Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (28/06/2021).

Lagi Viral :   Cek Kesediaan Cadangan Pangan, DKP Lampung Selatan Gelar Pertemuan Dengan UPT Pertanian Dan PPL

Dari rekaman video berdurasi 2 menit 42 detik yang beredar di sesama insan pers di Indonesia, nampak mempertontonkan seorang oknum ormas bersama rekan rekannya melakukan persekusi dan intimidasi terhadap wartawan yang sedang bertugas.

Aksi ala koboi jalanan oknum ormas ini benar benar sudah mencederai serta melecehkan profesi wartawan yang sedang melaksanakan tugas tugas nya.

Dari sumber, kejadian yang menodai nama ormas ini, berawal ketika wartawan akan melakukan klarifikasi dan konfirmasi terkait adanya pemberitaan. Namun setiba di Kantor desa bukan disambut baik dan beretika, malah di intimidasi dan di persekusi  oleh beberapa oknum ormas.

Bukan sebatas itu saja, bahkan oknum ormas tersebut sudah bertindak seperti preman, melakukan pemukulan kepada wartawan sambil mengeluarkan kata kata tidak pantas diucapkan oleh anggota ormas yang terpelajar.

Terlihat salah satu oknum ormas melayangkan tinju ke salah satu wajah wartawan. Tak ayal lagi akibat pemukulan itu, wartawan mengalami pendarahan di hidung.

Lagi Viral :   Peringati HUT RI Ke 76, Nanang Ermanto Ikuti Acara Dzikir Dan Do'a Kebangsaan

Mujianto, pimpinan perusahaan dari media Fokus Berita Indonesia (FBI) membenarkan bahwa yang menjadi korban tindak kekerasan adalah wartawan dari Fokus Berita Indonesia atas nama Soleman.

Penganiayaan tersebut telah dilaporkan ke Polres Majalengka dengan No STPL/378/VI/2021/JBR/RES MJL

” Kami dari redaksi memantau perkembangannya dan akan mengawal kasusnya, karena yang bersangkutan sudah membuat laporan polisi di Polres Majalengka terkait penganiayaan, dan pemukulan yang dilakukan beberapa oknum yang melakukan intimidasi dan intervensi, serta melakukan penganiyaan sehingga mengakibatkan wartawan fokus berita Indonesia mengalami pendarahan di hidung ,” jelas Mujianto.

Lanjut dia, Pers adalah pilar ke empat demokrasi, yang fungsi tugasnya di lindungi undang-undang Nomor 40 Tahun 1999.

” Redaksi meminta proses hukum di Polres Majalengka segera tindak lanjuti laporan tersebut. Pihak Polres harus segera membuka tabir insiden tersebut siapa dalang oknum aktor Intelektual yang menyuruh dan mengundang oknum ormas tersebut ” Tegasnya.

Lagi Viral :   ADA DUGAAN, DANA COVID - 19 DIDESA TANJUNG BUNUT KECAMATAN BELIDE DARAT ADA PENYELEWENGAN

Terpisah, senada juga disampaikan Herman selaku koordinator wilayah redaksi Fokus Berita Indonesia (FBI) Majalengka.

Dia menegaskan, pihaknya mengawal kasus ini.

” Sekarang proses ini lagi berjalan di Polres majalengka ditangani Unit Pidum 2. Semua rekan-rekan wartawan Majalengka berada di Polres ikut mendampingi kasus ini, kita kawal, ” Tukasnya¬† (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top