Opini

Opini : Prediksi Spekulasi Menangnya Kotak Kosong Atas Petahana Di Pilkada Pesawaran

Opini, beeoneinfo.com

Merebaknya isu jika ada peluang besar kandidat peserta pilkada di Pesawaran Desember 2020 nanti melawan kotak kosong mengusik para penikmat politik untuk mencari tahu.

Prediksi – prediksi spekulasi yang penuh arogansi karena melihat arus yang makin kesatu arah pun tidak dapat lagi terbendung.

Wajah – wajah kecewa para loyalis dan pendukung beberapa bakal calon kandidatpun mulai sedikit banyak tampak. Seiring pemberitaan media massa yang amat massif jika bakal calon petahana di kabupaten Pesawran, Dendi Romadhona bersama pasangannya Marzuki dibuat seolah – olah pasti akan mendapat rekomendasi penuh dari partai – partai politik disana.

Nasabah Bank BRI Di Lampung Kebobolan 50 Juta
PD KAMI Bandar Lampung Siap Demo Bank BRI Di Lampung
Uang 50 Juta Raib Dari Rekening, BRI Teluk Betung Bandar Lampung Enggan Tunjukkan Rekaman CCTV
Uang Nasabah Di Duga Di Gelapkkan Oknum Pegawai Marketing Bank BRI Di Lampung
7 Manfaat Air Bekas Cucian Beras
PBB Di Bandar Lampung gratis Lho !
OJK Lampung Respon Cepat Laporan Nasabah Yang Uangnya Hilang 50 Juta Di BRI Lampung
6 Manfaat Air Tajin Yang Dahsyat
Gubernur Lampung Ngaku Preman, Bentak Wartawan MNC TV
KNPI Bandar Lampung Temani Nasabah Bank BRI lampung Ngadu Ke OJK

Apalagi, santer isu jika partai pemenang di Pileg dan pilpres 2019 lalu, PDIP sendiri dikatakan tidak memanggil kader mereka, M. Nasir untuk menandatangani surat komitmen di DPP PDIP.

Redaksi beeoneinfo.com sendiri menilai semua kemungkinan bisa terjadi tiap detiknya didunia politik. Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik, Yanuar Irawan sendiri juga mengatakan, selama rekomendasi belum dikeluarkan, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Hal itu dikatakannya kala DPP PDIP memanggil Eva Dwiana untuk membahas Pilkada 9 Desember pada Sabtu (13/06) lalu.

Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDIP, Bambang Wuryanto pernah mengatakan telah melakukan evaluasi dan memastikan jika DPP PDIP akan mengusung kader sendiri di 83 daerah Dari 270 total daerah dalam Pilkada 2020. Hal itu diucapkannya saat mengikuti Rakernas PDIP I, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020) lalu. Meskipun kemudian ketua umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri kemudian mengatakan akan mengusung kader dan petahana yang berpotensi, namun tidak dijelaskan secara gamblang apakah petahana tersebut berasal dari kadernya atau partai lain pada 19/2/2020 lalu di Jakarta.

Di Pesawaran sendiri PDIP menjadi partai pemenang Pemilu 2019. Untuk Pileg tingkat Kabupaten Pesawaran, PDI Perjuangan dipastikan menjadi pemenang dalam Pemilu tersebut setelah berhasil memperoleh sebanyak 9 kursi. Sementara untuk PAN, Demokrat dan PKB memperoleh masing-masing 5 kursi, sedangkan Partai Gerindra, Golkar, Nasdem dan PKS masing-masing memperoleh 4 kursi disusul oleh PPP dan Hanura dengan 2 kursi serta PBB dengan 1 kursi.

M. Nasir, kader PDIP sekaligus ketua DPC PDIP Pesawaran sendiri antusias untuk mengikuti kontesasi Pilkada serentak 2020 di pesawaran. Menggandeng kader Nasdem, Naldi. S. Rinara, duet ini pun sebenarnya sudah mencukupi kuota syarat dukungan 10 kursi untuk maju mencalonkan diri.

Masalahnya adalah, Dendi Romadhona sendiri awalnya memang sempat diusung oleh PDIP untuk menjadi Bupati Pesawaran. Alasannya adalah saat itu Dendi berpasangan dengan adik kandung M. Nasir yang juga kader PDIP, Eriawan. Kemudian pasangan Dendi saat ini sendiri adalah kader DPD PDIP Lampung, Kol (Pur) Marzuki yang menjabat Wakil Ketua Bidang Kehormatan.

Apapun dinamikanya, tentu saja pesta rakyat 5 tahunan ini akan terasa sedikit ambyar jika potensi kandidat melawan kotak kosong benar – benar terjadi. Khawatirnya, rasa kekecewaan Terpendam para kader sendiri kemudian justru menjadi senjata makan tuan, dengan lebih memilihnya masyarakat pada kotak kosong.

Tidak bisa dipungkiri memang, M. Nasir tentu memiliki pendukung loyalis hingga mampu menjadikan PDIP partai pemenang di kabupaten tersebut. Bayangkan, jika diam – diam pendukungnya berontak dan justru mengkampanyekan untuk masyarakat memilih ke kotak kosong. Tentu M. Nasir pun tidak bisa berbuat banyak.

Apapun itu, dinamika masih terus berjalan. Segala kemungkinan akan pasti terjadi ditengah lobi – lobi kencang dukungan penuh partai – partai pada satu kandidat. Mari kita nikmati sambil menyeruput kopi hangat.

 

Dari berbagai sumber(Tulisan ini hanyalah opini redaksi dan bukan sebagai rujukan)

Oleh : Adhit (Pemred beeoneinfo.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top