Daerah

PROYEK DOUBLE BOX CULVERT SUNGAI IBUL – SPANTAN KABUPATEN PALI 2021 TERUS JADI SOROTAN

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Proyek APBD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 2021,  Pembangunan Double Box Culvert yang berlokasi di akses jalan antara Desa Sungai Ibul  dengan Desa Spantan  yang nilai kontraknya sebesar Rp. 1.093.513.228, – oleh CV. Zaeim Hakim Ismadti terus menjadi sorotan.

Ketua GNPK Provinsi Sumsel, Aprizal Muslim mengatakan banyak kejanggalan yang ditemukan pada proyek Pembangunan Double Box Culvert tersebut.

Pertama, Proyek Double Box Culvert tersebut pengecorannya menggunakan batu campur krokos.

Kedua  dicurigai pondasi ukuran dan susunan pembesiannya behel dalam tidak mengikuti standar RAB Proyek.

Dikatakan Aprizal, untuk diketahui bahwa akkses jalan itu sering dilewati peralatan berat perusahaan dikhawatirkan bila tidak sesuai standarisasinya, Double Box Culvert tersebut tidak terlalu lama akan ambruk.

Lagi Viral :   Winarni Nanang Minta Anggota DWP Menciptakan Program Yang Inovatif Dan Kreatif

Ketiga, Proyek Double Box Culvert tersebut saat ini baru dikerjakan satu box culvert oleh pelaksananya. Kalau double box culvert berarti ada dua box culvert. Lantas dimana lokasi box culvert yang satunya lagi.

Box Culvert yang lagi dikerjakan saat ini memiliki ukuran panjang sekitar 3,5 Meter , lebar sekitar 7,5 Meter.

2 box culvert saja, dengan nilai lebih dari Rp 1 Miliar, ini dianggap terlalu mahal, apalagi cuma 1 box culvert.

” Kalau membangun box culvert ukuran begitu di anggaran lebih dari Rp1 Miliar, mending membangun jembatan saja. Karena dana itu cukup untuk membangun jembatan seukuran itu ” Sindir Aorizal.

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Gencarkan Vaksin Di Kalangan Pelajar Dan Masyarakat

Memang saat ini pelaksananya sedang bekerja, tapi kita sudah bisa melihat kalau pada proyek double box culvert itu ada ketidak wajaran.

” Kita juga sudah berapakali ke lokasi proyek, tidak perna kita temui pengawas, PPK, dan konsultan proyeknya, artinya pengerjaan proyek box culvert tersebut memang lepas dari pengawasan, terkesan semaunya kontraktor ” Ujar Aprizal.

” Kita perlu mengingatkan bahwa yang dibangunkan itu uang rakyat, jadi segala sesuatunya ada pertanggungjawaban, ada konsekwensinya. Jangan dianggap masyarakat tidak mengerti standarisasi pekerjaan konstruksi ” Pungkas Aprizal.

Lagi Viral :   Winarni Sambut Kunjungan Pusdiklatcab Pramuka Banyuasin

Sementara itu, terkait ini,pihak pelaksana ” Tra ” ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa mereka sudah bekerja sesuai RAB,(10/09/2021)

Sedangkan Instansi terkait setiap kali dikonfirmasi, tidak perna memberikan respon (AE)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top