Daerah

Siswa MTSN Kalianda Di Aniaya, Dicekik Dan Dibenturkan Kepalanya Ke Parit Berlumpur

Lampung Selatan, beeoneinfo.com

Nasib naas menimpa siswa MTSN Kalianda Lampung Selatan berinisial Muf (14). Pasalnya, kini gadis belia ini mengalami cidera dibeberapa bagian sekitar kepala dan mata serta mendapat tekanan psikis akibat penganiayaan yang dialaminya.

Kronologis kejadian berlokasi di desa Ragom Mufakat lingkungan 09. RT 05. RW 01. Kelurahan Way Urang Kalianda kecamatan Kalianda Kab Lampung Selatan. Anak pasangan dari Sudarto 937) dan Marni (30) dianiaya oleh seseorang berinisial Buy alias Lod pada Rabu Malam 23/10 lalu. Korban sendiri mengenal baik pelaku penganiayaan tersebut.

Diceritakan, Buy alias Lod memaksa masuk mendongkel jendela warung yang saat itu sudah tutup menggunakan linggis. Diduga karena merasa rumah tersebut kosong ditinggal pemilik ikut pengajian di masjid terdekat, pelaku awalnya mencoba mencuri dirumah tersebut.

Namun saat berada dirumah tersebut, pelaku kemudian terpergok oleh korban Muf yang sengaja keluar dari kamarnya karena ingin memeriksa keadaan dan mematikan kompor gas yang menyala didapur.

Naas, pelaku yang kalut melihat korban langsung menangkap dan menyeretnya hingga menuju sebuah parit berjarak 10 meter dari rumahnya, dan kemudian mencekik dan membenturkan kepala korban berkali – kali hingga korban pingsan.

Merasa korban tak berdaya, pelaku pun kemudian melarikan diri dengan membawa hasil curian berupa HP merk Nokia. Sementara korban ditingalkan dalam keadaan pingsan didalam sebuah parit dan berlumuan lumpur.

Selang beberapa lama Muf pun sadar dari pingsannya dan berjalan terhuyung – huyung sambil berteriak meminta pertolongan kepada para tetangga.

Tetanggapun kemudian menolong dan memberitahukan kepada orang tua korban apa yang menimpa putri mereka. Tak lama korban juga kemudian dibawa kerumah sakit Bob Basar Kalianda untuk mendapatkan tindakan medis.

Atas kejadian ini pihak keluarga korban didampingi FORLAS ( Forum Rakyat Lampung Selatan ) melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib. Mereka menuntut agar pihak kepolisian Sektor Kalianda segera menangkap dan menghukum pelaku seberat Рberatnya.

Menurut penjelasan salah satu warga, Pelaku diketahui adalah seorang pendatang yang sudah 3 bulan menumpang hidup dan tempat tinggal di salah satu rumah warga setempat Pelaku juga sorang pekerja serabutan yang sering diajak oleh salah satu warga dilingkungan Ragom Mufakat tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top