Bandar Lampung

Tunggak Pajak, Pemkot Pasang Stiker Di Reklame Toko

Beeoneinfo.com, Bandar Lampung – Pemerintah kota Bandar Lampung melalui BPPRD melakukan penempelan stiker penunggakan pajak reklame kepada 10 toko yang berlokasi di sepanjang Ratu Dibalau.

Prosedur penempelan stiker dilakukan setelah pihak BPPRD mengeluarkan surat teguran sebanyak tiga kali.

“Jadi merek ini menunggak pajak reklame selama setahun. Setelah tiga kali kita beri surat teguran tidak ada itikad baik jadi langkah pertama kita lakukan penyeglan dahula sampai mereka melakukan kewajibannya membayar pajak itu,” kata Ferry Budiman selaku kasi Pengawasan dan Pengendalian.

Lagi Viral :   Winarni Nanang Buka Pelatihan Pembuatan Tepung Singkong Di Kecamatan Palas

Lebih lanjut Ferry menjelaskan, BPRRD melakukan penagihan atas tunggakan tahun lalu.

“Artinya begini, kita melakukan penagihan tunggakan di masa pandemi, tapi yang kita sanksi itu kan jauh sebelum pandemi itu ada,” terangnya.

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Tanda Tangani Kesepakatan Bersama DPRD Soal KUPA - PPAS

“Jadi jauh sebelum ada pandemi itu yang kita tagih. Kebetulan pemberian sanksi ini jatuh dimasa pandemi,” jelas Ferry.

Untuk jumlahnya sendiri, Ferry mengatakan untuk ukuran per meternya dari sebuah reklame dikenakan Rp 585.825.

“Jadi kita asumsikan satu konter HP ini sekitar 8 juta, kalau total ada 10 toko dengan ukuran reklame yang sama ada sekitar 80 juta total pajak yang didapat per tahunnya,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Diminati

To Top