Daerah

ADA DUGAAN PELAKSANAAN DANA DESA TANJUNG BUNUT BELIDE DARAT SARAT MARK UP

Muara Enim
beeoneinfo.com

Desa Tanjung Bunut Kecamatan Belide Darat Kabupaten Muara Enim kembali jadi sorotan.

Kali ini pelaksanaan dana desa Tanjung Bunut tahun 2020 dipersoalkan, karena disinyalir di mark up.

Dari sumber yang dirahasiakan mengungkapkan, salah satunya pada tahun anggaran 2020, dana desa Tanjung Bunut Kecamatan Belide Darat ada membeli pompa portabel. Dari data, dalam RAB dana desa Tanjung Bunut tahun 2020 tercantum pembelian 1 unit pompa portabel dengan harga Rp 31.000.000,- (Rp.31 Juta).

Sumber tersebut mengatakan Pembelian pompa portabel dana desa Tanjung Bunut tahun 2020 tersebut terlalu mahal. Dia sudah mencari data harga pompa portabel tersebut berapa  per unitnya.

Lagi Viral :   Dispenda Kepri Sosialisasikan Denda SWDKLLJ

” Dana desa Tanjung Bunut 2020, nembeli pompa portabel 1 unit seharga Rp 31 Juta, itu terlalu mahal ” Katanya.

” Saya sudah cek harganya, jenis yang sama, tipe sama harganya berkisar dibawah Rp 5 Juta ” Sambungnya.

Lanjut dia lagi, Misalkan saja Dana Desa Tanjung Bunut ada membeli 2 unit padahal di Rab cuma 1 unit, berarti tidak mengikuti RAB, itu juga masih sekitar Rp 10 Jutaan. Sedangkan dana desa Tanjung Bunut menganggarkan Rp 31 Juta.

” Terlalu besar selisihnya, Rp 10 juta dengan Rp 31 Juta, Ada sekitar Rp. 20 juta kelebihannya ” Terangnya.

Itu juga tidak termasuk pembelian peralatan pendukung lainnya seharga Rp 9.000.000,- (Sembilan Juta Rupiah), Totalnya jadi Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta)

Lagi Viral :   Nikmati Sensasi Bawah Laut Di Sea Life Johor Malaysia

” Diduga kuat, pembelian 1 unit pompa portabel serta peralatan pendukungnya pada dana desa Tanjung Bunut tahun 2020 ada mark up sebesar Rp 40 Juta ” Ungkapnya.

” Artinya ada merugikan Keuangan negara atau Uang rakyat sebagaimana Undang Undang nomor 31 Tahun 1999 yang dirubah Undang Undang nomor 20 Tahun  2021 tentang korupsi  berbunyi
Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun ” Jelasnya.

” Melalui informasi publik ini, kami minta penegak hukum, baik kejaksaan maupun kepolisian dapat mengaudit, menelusuri dugaan penyelewengan dana desa Tanjung Bunut Kecamatan Belide Darat Kabupaten Muara Enim ” Harapnya.

Lagi Viral :   Pererat Persatuan, Etnis Tionghoa Di Metro Bedah Rumah Waraga Tejoagung

Sementara itu, terkait dugaan ini, Kepala Desa Tanjung Bunut , Marzuan, ketika dimintai hak jawabnya pada Kamis (12/08/2021). Sampai berita ini diturunkan tidak memberikan respon. (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top