Daerah

ADA DUGAAN PROGRAM DANA DESA SUNGAI IBUL PALI 2020/2021 ADA PENYELEWENGAN

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan. Desa ini sebelumnya sempat viral karena disinyalir pelaksanaan program penanganan pandemi covid – 19   tidak dilaksanakan dengan baik oleh oknum Pemerintah Desa Sungai Ibul.

Karena dari pantauan awak media di lapangan Posko covid-19 di desa Sungai Ibul hanya terdapat baliho yang di tempel di depan rumah warga, tanpa ada tempat isolasi, tidak ada sarana penunjang seperti tempat cuci tangan, tedmon untuk penampungan air, maupun aktivitas para tenaga kesehatan desa, Selasa (24/08/2021).

Yang menjadi masalah program penanganan covid – 19 didesa itu ada anggaran dananya, bukan kegiatan sukarela. Untuk diketahui melalui Dana Desa, ada sebesar 8% dari total dana yang di terima oleh desa harus diokasikan untuk penanganan pandemi covid – 19.

Jadi, kalau cuma sekedar mencetak baliho tidak akan menghabiskan dana berjuta juta. Maka itu ada dugaan kuat kalau anggaran covid – 19 didesa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI sudah diselewengkan.

Menjadi sorotan di Desa Sungai Ibul, bukan cuma permasalahan program penanganan Covid-19 yang dianggap terjadi penyewengan. Tapi juga pada pelaksanaan program fisik dana desa yakni pembangunan gedung serbaguna di desa Sungai Ibul.

Lagi Viral :   KADIN BATAM : Pembebasan UWTO Harus Dibarengi Pembebasan PBB dan BPHTB

Permasalahan diatas diungkapkan oleh salah seorang warga desa Sungai Ibul yang meminta namanya untuk tidak di sebutkan, selasa,(24/08/2021)

Warga menduga anggaran dana desa Pembangunan gedung serbaguna desa Sungai Ibul ada tercium aroma perbuatan korupsi.

Dijelaskannya bahwa program fisik pembangunan balai serbaguna di Desa Sungai Ibul sudah dilaksanakan dalam dua tahun anggaran dana desa yaitu tahun 2020 – 2021,

” Sudah 2 tahun anggaran dana desa namun sampai saat ini balai serbaguna Desa Sungai Ibul belum juga selesai ” Jelasnya.

” Apa iya, dana desa di Desa Sungai Ibul cuma untuk membangun gedung serbaguna. Itupun sudah dua tahun belum selesai ” Imbuhnya.

Lanjut dia lagi, dirinya sebagai warga desa menilai secara kasat mata awamnya, pelaksanaan pembangunan proyek gedung serbaguna didesa Sungai Ibul diduga sarat praktek korupsi.

Untuk itu, kata dia, karena dana desa itu uang negara atau uang rakyat, dirinya meminta kepada pihak pihak terkait, terutama aparat penegak hukum serta penyelamat keuangan negara untuk dapat melakukan pemeriksaan secara konkrit dilapangan.

” Silahkan datangi desa Sungai Ibul lakukan audit kemana saja dana desa Sungai Ibul sudah dialokasikan ” Tegas lelaki yang minta namanya dirahasiakan ini.

Lagi Viral :   DPRD Metro Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi - Fraksi Atas Nota Keuangan Raperda

” Desa kami ini kecil, namun dari tahun ke tahun belum ada kemajuan yang  berarti oleh program dana desa yang ada saat ini ” Tuturnya lagi.

Karena sindirnya sudah jadi rahasia umum, kalau kehadiran Dana Desa dinilai bukan untuk mensejaterakan masyarakat desanya, tapi lebih cocok kalau disebut untuk memperkaya secara mendadak oknum Kepala Desa.

” Seorang Oknum Kepala Desa, kita semua tahu, kebanyakan sebelum jadi Kepala Desa, jangankan mau memiliki mobil, hidupnya pun cuma pas pas an. Tapi setelah jadi Kepala Desa, hidupnya pun berubah drastis, tidak memakan waktu lama, bisa memiliki mobil mewah, rumah mewah, bahkan ada yang nambah istri.  coba uang darimana uangnya, berapa gaji kepala desa ” Tuturnya.

” Kalau pengelolaan dana desa oleh oknum Kepala Desa, semau gue, semena – mena, alamat preseden buruk bagi penegakan hukum pemberantasan korupsi ” Pungkasnya.

Sementara itu terkait dugaan ini,secara terpisah kepala desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi PALI “Wahyudinia saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp oleh wartawan, Rabu,(25/08/2021) Kepala desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi PALI “Wahyudinia” mengatakan kalau semua program desa selalu diumumkan baik di acara hajatan maupun acara acara desa lainnya.

Dirinya membantah kalau pelaksanaan dana desa didesa Sungai Ibul tidak dilaksanakan sebagaimana aturan.

Lagi Viral :   DITRESKRIMUM POLDA KEPRI BERHASIL UNGKAP PERJUDIAN JENIS SIEJIE ATAU TOGEL

Dikatakannya, program dana desa Sungai Ibul sudah dikerjakan sesuai dana yang telah di realisasikan dari tahun 2020 hingga saat ini tahun 2021.

“Waalaikum salam, terima kasih atas masukannya, pelaksanaan dana desa selalu di umumkan di setiap acara keramaian desa. Dan program dana desa sudah di kerjakan sesuai dana yang telah di realisasikan ”  hak jawab Kades

Terkait laporan adanya dugaan warganya, dijelaskannya, kalau menjadi kepala desa itu pasti ada pro dan kontra di tengah masyarakat, jadi jangan cuma mendengarkan laporan sepihak. Dan terkait Permasalahan ini dirinya meminta untuk duduk bersama dan dirinya sebagai kepala desa akan menjelaskan.

“Masalah laporan warga itu siapa orangnya, karena menjadi kades itu pasti ada pro dan kontra, jika hanya mendengarkan sepihak wajar jika ada yang tidak senang ” Tulisnya (EA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top