Lampung

Arab Saudi Keluarkan Larangan Ini Pada Jama’ah Umroh Di Bulan Ramadhan 2024

Nasional, beeoneinfo.com

Arab Saudi memberlakukan aturan baru umrah di bulan Ramadan 1445 Hijiriah. Ini diumumkan Kementerian haji dan umrah kerajaan, Senin waktu setempat.

Negeri Raja Salman bin Abdulaziz tak akan mengizinkan jemaah melakukan umrah dua kali atau lebih di bulan Ramadan. Pemerintah mendesak umat hanya melakukan satu kali haji kecil saja.

“Pembatasan tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan, memberikan kesempatan kepada orang lain untuk melakukan umrah,” tulis kementerian dikutip Selasa (19/3/2024).

“Ini membantu dalam mengatasi kerumunan,” tambahnya sebagaimana dimuat Gulf News.

Di bulan Ramadan, peningkatan jumlah pendatang karena ibadah umrah memang tinggi di Saudi. Tak jarang ini menyebabkan pemerintah kewalahan.

Lagi Viral :   Kritikan Herman HN Buat PNS Yang Baru Dilantik : " Sumpah Janji Itu Harus Jelas, Itu Urusannya Sama Tuhan ! "

Untuk mengatasi gelombang tersebut, pemerintah memang telah meluncurkan serangkaian langkah untuk membantu jamaah melaksanakan ibadah dengan lancar dan nyaman. Halaman keliling masjid di sekitar Ka’bah Suci di Makkah dan lantai dasarnya telah diperuntukkan khusus bagi jamaah umrah selama Ramadan.

Gerbang-gerbang tertentu di masjid juga dibuat luas guna membuat lancar masuk dan keluarnya jamaah dan mencegah kepadatan yang berlebihan. Dalam beberapa bulan terakhir, kerajaan telah memperkenalkan sejumlah fasilitas bagi umat Islam luar negeri untuk datang ke negara tersebut untuk melakukan umrah.

Lagi Viral :   Gara - Gara Mi Instan, Seorang Pemuda Niat Bunuh Ibunya Dan Melawan Polisi

Umat Muslim yang memegang berbagai jenis visa masuk seperti visa pribadi, visa kunjungan dan pariwisata diperbolehkan untuk melakukan umrah dan mengunjungi Al Rawda Al Sharifa, di mana makam Nabi Muhammad (SAW) terletak di Masjid Nabawi di Madinah setelah memesan janji temu elektronik. Otoritas Saudi juga telah memperpanjang visa umrah dari 30 hari menjadi 90 hari.

Sementara itu, platform pemerintah Saudi, Nusuk, juga telah secara ketat membatasi para jamaah yang ingin mendaftar umrah kedua. Beberapa jamaah mengaku gagal mendapatkan izin karena bukan umrah pertama.

“Penerbitan izin gagal. Untuk memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk menunaikan umrah, maka ibadah haji kecil tidak dapat diulangi di bulan Ramadan,” bunyi pesan aplikasi itu.

Lagi Viral :   Resmikan Kantor Baru Damkar Dan Penyelamatan Lampung Selatan, Ini Pesan Sekda Thamrin

Related posts:

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top