Bandar Lampung

BABARANJANG ANJLOK, KINI JALUR KERETA API PALEMBANG – TANJUNG KARANG SUDAH NORMAL KEMBALI

beeoneinfo.com, Bandar Lampung – Efek dari anjloknya 6 gerbong kereta api batu bara ( Sabtu, 17/03 ) menyebabkan tertahannya kereta api penumpang dari Palembang – Tanjung Karang dan sebaliknya selama beberapa jam.

” Saya atas nama PT KAI Divre IV memohon maaf atas kejadian ini. Efeknya ada keterlambatan pada kereta api penumpang dari Palembang – Lampung dan sebaliknya.” Ungkap Franoto Wibowo, manager humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang. Minggu 18/03 melalui siaran resmi.

Lagi Viral :   Winarni Nanang Ermanto Terima Audiensi IKWI Lampung Selatan, Ini Tujuannya

” Akibat kejadian ini KA Limeks sriwijaya S1 rute Kertapati-Tanjungkarang tertahan di stasiun Prabumulih dan KA Limeks S2 tertahan di stasiun Baturaja. Untuk itu dilakukan overstafen/ evakuasi penumpang kereta, dari Prabumulih penumpang KA S1 menggunakan kendaraan umum ke Baturaja , begitu pula sebaliknya penumpang KA S2 menggunakan kendaraan dari Baturaja ke Prabumulih.” Lanjut Franoto.

” Untuk Overstafen sendiri PT KAI telah menyediakan 8 bus yang digunakan untuk mengangkut para penumpang tersebut tanpa tambahan biaya plus fasilitas makanan” Imbuhnya.

Lagi Viral :   IGTKI - PGRI DKI Jakarta Beri Bantuan Untuk Korban Tsunami Lampung Selatan

Namun saat berita ini diturunkan, akses kereta api menuju Palembang telah siap digunakan kembali pada pukul 12. 01 WIB Minggu siang 18/03.

Untuk penyebab anjloknya kereta api batubara di kecamatan Sukamerindu Muara Enim sendiri saat ini masih dalam penyelidikan. Sementara untuk menangani kejadian tersebut semua personil PT KAI dari Unit sarana Tigagajah, Prabumulih dan Balai yasa Lahat, termasuk Divre IV Tanjung Karang Lampung menurunkan personilnya dan dipimpin langsung oleh kepala Divre IV Tanjung Karang.

Lagi Viral :   Setdakab Lampung Selatan Lepas 56 Kafilah Perwakilan MTQ Ke 50

( Adhit/Ido )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top