Bandar Lampung

Bawaslu Provinsi Lampung Laporkan Hasil Pemeriksaan Komisioner KPU Kota Bandar Lampung Ke DKPP, Ini Kesimpulannya

Bandar Lampung, beeoneinfo.com

Bawaslu Provinsi Lampung menyampaikan hasil rapat Pleno terkait kasus salah satu komisioner KPU Kota Bandar Lampung Fery Triatmojo yang diduga menerima uang sebesar Rp. 530 juta dari salah satu Caleg PDIP, Erwin Nasution.

Hasil Pleno tersebut menyimpulkan dugaan jika Fery Triatmojo telah melakukan pelanggaran kode etik. Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P Panggar juga menyatakan jika hasil kesimpulan Bawaslu tersebut telah disampaikan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Sudah kita sampaikan ke DKPP, tinggal menunggu apakah ada sidang disini atau disana” Terang Iskardo, dikutip dari lampost.co.

Dari pemeriksaan sebelumnya, Fery Triatmojo sendiri mengaku pernah bertemu dengan Erwin, namun Fery membantah jika dirinya menerima sejumlah uang dari Erwin pada pertemuan tersebut.

Lagi Viral :   Jelang HUT RI ke-76, Eva Dwiana : "Sinergitas Pemkot dan DPRD Harus Semakin Kuat"

Namun Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Lampung, Tamri Suhaimi mengatakan jika saksi – saksi yang diperiksa memberikan keterangan yang berbeda dengan Fery.

“Akan tetapi saksi atau pihak lain menyebutkan yang bersangkutan menerima sejumlah uang,” kata Tamri.

Selain Fery, juga terseret beberapa orang lainnya yaitu Ketua PPK Kedaton, Heri Hilman Rizal juga ada tudingan menerima uang Rp130 juta dari Erwin. Sementara Ketua Panwascam Kedaton Erwin Aruan serta Ketua Panwascam Way Halim Septoni masing-masing menerima uang Rp50 juta.

Fery sendiri sempat membantah menerima uang dari Erwin. Agar bisa memenangkan Erwin dalam Pemilu 2024 di Dapil Bandar Lampung IV. Meliputi Kecamatan Kedaton, Labuhan Ratu, dan Way Halim.

“Saya mohon maaf apabila ada isu dan opini negatif terkait lembaga, terhadap isu itu. Sudah saya sampaikan ke (KPU) provinsi, bahwa saya tidak menerima apapun yang terjadi. Termasuk iming-iming atau permintaan (memenangkan Erwin),” kata dia.

Lagi Viral :   Peresmian Program Interkonektivitas Angkutan Perum Damri dan PT KAI Divre IV

“Saya tidak mungkin memberikan iming-iming. Sesuatu yang saya tidak mampu melaksanakan itu,” ujar Fery pada agenda Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2024 Kota Bandar Lampung di Novotel, 2 Maret 2024, lalu.

Fery menyebutkan dalam pleno tingkat kecamatan, baik di Way Halim maupun Kedaton. Secara umum Dapil IV Bandar Lampung, Fery menyebutkan tidak ada perubahan suara. “Tidak ada di Dapil IV, kejadian yang ada sangkaan itu,” katanya.

Fery pun siap menerima konsekuensi terkait isu tak sedap tersebut. Terkait dirinya yang akan diperiksa oleh Bawaslu Lampung, soal dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu, maupun pelaporan ke DKPP.

Lagi Viral :   Usai Upacara, Pemkot Gelar Lomba Antar OPD

“Secara pribadi siap bertanggung jawab dan menerima resiko apapun. Tapi prinsipnya jangan sampai proses gugatan dan laporan, mengganggu proses (tahapan Pemilu Bandar Lampung) yang sedang berjalan,” katanya.

Senada, Ketua PPK Kedaton Heri Hilman juga membantah hal terseut. “Simple aja. Itu semua tidak benar,” ujarnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top