Berita Viral

Berawal Diajak Maen Bareng Game Online, 8 Bocah Indonesia Jadi Korban Pornografi Jaringan Internasional

Berita Viral, beeoneinfo.com

8 bocah asal Indonesia menjadi korban kasus pornografi anak. Tidak tanggung – tanggung, video hubungan intim yang direkam oleh pelaku kemudian dijual dan disebarkan hingga keluar negeri oleh pelaku.

Pelaku sendiri menyasar bocah – bocah yang gemar bermain Game online Free Fire dan Mobile Legend. Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Reza Fahlevi, modus yang digunakan pelaku adalah mencari para korban dengan cara berkenalan melalui aplikasi salah satu media sosial dimana akun para korban tergabung dalam sebuah grup komunitas Game Online.

“Berawal dari perkenalan di salah satu media sosial, korban yang masih di bawah umur memiliki akun media sosial tergabung dalam satu komunitas grup game online. Di situ korban bertemu dan dalam satu grup komunitas game online Free Fire dan Mobile Legends,” ujar Reza dalam jumpa pers di Kantornya, Tangerang, Sabtu (24/2) dikutip langsung dari CNN Indonesia.

Lagi Viral :   Ini Respon Kocak Jokowi Mengenai Photo Jadul Anak Punk Mirip Dirinya

Setelah berkenalan pelaku kemudian mengajak para korbannya main bareng game online dalam grup dan kerap membagikan gift dan skin agar meraih kepercayaan. Pelaku juga kemudian mengunjungi kediaman para korban dan menemui orangtua masing – masing korban.

“Setelah kepercayaan dari orang tua anak korban diperoleh, pelaku mulai mengiming-imingi para anak korban sejumlah uang yang besarannya cukup menggiurkan bagi anak-anak seusia anak korban dengan satu syarat yaitu anak korban bersedia untuk diajak melakukan adegan intim dan direkam,” ungkap Reza.

Lagi Viral :   "Jajan Keren, Sedekah Bareng" Kolaborasi Emak - Emak Bengkel Sedekah, Kurir Sedekah Dan IWSS

“Pelaku tidak lantas berhenti di satu anak korban melainkan menyasar anak korban lainnya yang bertempat tinggal tidak jauh dari anak korban yang terlebih dulu menjadi korban hingga akhirnya pelaku berhasil memperdaya anak korban sebanyak delapan anak,” sambungnya.

Setelah berhasil memperdaya korban, pelaku inisial HS warga Kedaung, Tangerang kemudian menjual hasil rekaman video porno tersebut kepada kliennya diluar negeri dengan harga 50 – 100 Dollar Amerika. Sementara untuk didalam negeri sendiri pelaku menjual dengan harga kisaran 100 – 300 ribu Rupiah.

Poresta Bandara Soekarno Hatta pun bekerjasama bersama FBI setelah mendapat laporan Polisi Nomor: LP/A/18/VIII/2023/SPKT. SATRESKRIM/POLRESTA BANDARA SOETTA/POLDA METRO JAYA tanggal 23 Agustus 2023.

Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku melakukan penjualan melalui grup – grup percakapan sosial media lintas negara.

Lagi Viral :   PENGEDAR SHABU DIJALAN SERVO, ARUDI TALANG UBI DIAMANKAN POLSEK GUMEG POLRES MUARA ENIM

Polresta Bandara Soekarno Hatta kemudian melakukan penangkapan dan memproses hukum lima orang tersangka yang diduga terlibat kasus pornografi anak dengan jaringan internasional. Mereka ialah HS, MA, AH, KR, dan NZ.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top