Bandar Lampung

Cerita Pemudik Dari Jakarta-Lampung Yang Kini Bisa Ditempuh 6 Jam Saja!

Beeoneinfo.com, Bandar Lampung – Bisa merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga besar merupakan impian semua umat muslim khususnya di Indonesia.

Momen hari raya Idul Fitri ini biasanya diisi dengan agenda bermaafan dan saling mengunjungi rumah satu sama lain.

Lebaran tahun ini nampaknya sedikit banyak perbedaan yang terjadi. Terutama, tradisi mudik yang identik dengan kemacetan yang mengurai mendekati hari lebaran.

Maulana Lazuardi misalnya, pria yang rutin setiap lebaran pulang menuju kota Bandar Lampung dari Jakarta itu menuturkan, jika perjalanan mudiknya tahun ini dirasakan jauh lebih lenggang dan tergolong cepat tanpa adanya kemacetan.

“Kalo dulu bisa 8 – 12 jam dari jakarta kesini. Karena ada kepadatan arus dan kapalnya juga kan lumayan ya kalo naik yang biasa bisa 4 – 5 jam,” ungkapnya saat ditemui oleh tim beeoneinfo.com pada, Selasa (4/6).

Lagi Viral :   Susun Strategi Pilwakot, DPD Nasdem Metro Gelar Rapat Pengurus Partai

Untuk penyebrangan sendiri, Lazuardi  menggunakan penyebrangan dermaga eksekutif yang dikenakan biaya sekitar 579rb jenis kendaraan golongan IV.

“Kita pake dermaga eksekutif, biarpun harus agak nunggu lumayan lama sekitar 1 jam. Tapi itu semua kebayar sih sama waktu tempuh yang cukup singkat. Kalo di total, dari kita nunggu kapal sampai kita tiba di pelabuhan bakauhueni itu sekitar 2 jam 30 menit lah. Beda jauh sama yang dermaga non eksekutif bisa 4-5 jam,” imbuhnya.

Keluar dari lambung kapal, Lazuardi beserta keluarga melanjutkan perjalanan menggunakan tol terpanjang yang belum lama ini diresmikan oleh presiden Jokowidodo beberapa waktu lalu.

Lagi Viral :   Jumlah Jama'ah Umroh Haramein Group Terus Meningkat, Didi Mawardi : "Tidak Ada Geser Jadwal Atau Biaya Tambahan, Semua Sesuai Yang Ada Di Iklan Kami"

Ia sangat mengapresiasi pemerintah yang telah merampungkan JTTS tersebut sehingga masyarakat yang mempunyai tujuan ke sumatera maupun sebaliknya bisa lebih cepat menggunakan akses tol JTTS tersebut.

Namun ia menyayangkan, masih kurangnya rest area dan penerangan lampu jalan yang sangat minim sejak memasuki Kalianda hingga pintu tol Tanjung Bintang.

“Bagus banget, jadi bisa lebih cepat. Menurut saya, tol ini kualitas lebih baik daripada tol cipularang ketika awal di bangun. Tol ini lebih rata dan enak untuk memacu kendaraan jadi bisa stabil,” kata lazuardi.

Ia pun berharap, kedepan pihak pengelola JTTS bisa lebih melengkapi fasilitas terutama rest area, lampu jalan dan patroli kemanan lebih ditingkatkan.

Lagi Viral :   Paksa Ingin Bertemu Walikota Metro, Ribuan Mahasiswa Upaya Terobos Masuk

“Ya, kalo bisa lampunya di lengkapi lagi, ditambah lagi rest areanya dan dilengkapi, juga petugas patroli di gencarkan lagi seperti tol di jawa kan pasti ada aja mobil patroli untuk jaga-jaga juga kan,” pungkasnya.(ido)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top