Daerah

CUKUP SUDAH, WARGA MINTA BUPATI PALI BERHENTIKAN OKNUM KADES PURUN TIMUR

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Apapun alasannya perbuatan zina itu merupakan prilaku amoral yang tidak patut dicontoh. Bisa dibayangkan kalau prilaku amoral itu dilakukan oleh seorang pemimpin, walaupun cuma pemimpin desa, perbuatan itu sangat berdampak terhadap kinerja dan dalam pelaksanaan keuangan desa.

Pemimpin yang melakukan tindakan amoral, akan terjadi krisis kepercayaan. pelaksanaan pelayanan tidak bisa lagi berjalan normal sebagaimana mestinya.

Seharusnya seorang pemimpin, segala tindak tanduknya bisa dijadikan tauladan bagi warganya. Namun bila pemimpin melakukan perbuatan memalukan, apa yang bisa di tauladani selain mala bisa menular kepada warga yang lain, sebagaimana pepatah ” Guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari “.

Hal itu yang tidak diinginkan warga Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terkait dugaan perbuatan amoral yang dilakukan oknum Kepala Desa Purun Timur yang saat ini tengah viral di Bumi Serepat Serasan itu.

Warga Desa Purun Timur mendesak
Pemkab PALI dan beberapa instansi terkait agar pengampu kebijakan memberhentikan AL, oknum Kades Purun Timur saat ini. Karena dianggap tidak layak lagi menjadi seorang pemimpin.

Lagi Viral :   Peduli ASN, Pemkot Metro Gelar Pembekalan Kewirausahaan

Kamis (11/11/2021), dua perwakilan masyarakat Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan membawa surat dari warga setempat, mendatangi Pemkab PALI dan beberapa instansi terkait. Mereka mendesak mengambil kebijakan tegas memberhentikan AL, Kades Purun Timur saat ini. Karena dianggap tidak layak lagi menjadi seorang pemimpin.

Masyarakat setempat sepakat untuk bersurat kepada Bupati PALI, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kapolres PALI, DPRD PALI, Camat Penukal, Kejari PALI, BNN Muara Enim dan para wartawan seluruh media di PALI, guna menyampaikan aspirasi mereka. Sebab, mereka menilai ulah yang diperbuat oknum Kades mereka itu sudah sangat keterlaluan, tidak bisa ditoleransi lagi

Hal itu dikatakan Shaparudin Umar Sip didampingi rekannya Ali Sarif seusai menyampaikan surat sutat dimaksud, Kamis (11/11/2021).

“Dengan berkali-kali berbuat tak senonoh. Seperti 4 kali tertangkap memakai narkoba dan kasus berzina dengan istri orang, serta tidak transparan dalam penggunaan anggaran desa, menghambat pelayanan masyarakat, ini sudah mencerminkan bahwa AL tidak lagi melaksanakan kewajibannya serta melanggar larangan sebagai kepala desa,” urainya pada awak media.

Lagi Viral :   DIVISI HUMAS POLRI GELAR DISKUSI PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI DI POLDA KEPRI

Adapun ulah memalukan yang diperbuat AL, tambah Shapar, kini sudah menjadi rahasia umum. Seluruh masyarakat PALI bahkan di luar kabupaten PALI pun sudah mengetahuinya. Karena beberapa kali ia tersandung kasus, selalu viral di media massa dan media sosial. Termasuk yang baru-baru ini. Yakni dugaan berzina dengan istri sah orang lain.

“Kami meminta pihak terkait memeriksa dan memberikan sanksi secara tegas kepada AL atas perbuatannya. Selain itu, kami juga mohon kepada Pak Bupati agar segera memberhentikan AL sebagai Kades Purun Timur. Karena ia sudah tak layak lagi menjadi pemimpin, yang semestinya mengayomi dan menjadi tauladan masyarakat,” tegasnya.

Dijelaskannya, adapun surat masyarakat Purun Timur yang disampaikan Shapar dan Ali pada hari itu ditanda tangani oleh 43 orang perwakilan warga, terdiri dari Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, anggota Ormas, dan sesepuh masyarakat.

“Kami benar-benar sudah sangat malu atas perbuatan AL. Bukan hanya nama desa kami yang tercoreng, melainkan juga nama Kabupaten PALI di mata publik,” tukasnya.

Lagi Viral :   POLDA KEPRI LAUNCHING WEBSITE PENGADUAN MASYARAKAT ONLINE

Sementara itu terkait ulah memalukan oknum Kepala Desa Purun Timur ini, secara terpisah, Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, melalui Wakil Bupati PALI, Drs Soemarjono, menegaskan akan segera memanggil Inspektorat dan DPMD PALI, guna mengusut laporan masyarakat ini, Kamis sore (11/11/2021).

Jika benar, ia memastikan akan memberikan sanksi yang tegas kepada oknum Kades tersebut.

“Jika suratnya sudah diterima, besok (hari ini, red), kita akan panggil Inspektorat dan DPMD. Kita akan minta mereka mengusut dan memeriksanya. Jika benar, tentu saja akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,”Tegas Soemarjono. (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top