Bandar Lampung

Dede Menangkan Pemilihan SENAT UIN Lampung, Pemilihan DEMA U Mahasiswa UIN Lampung Ricuh Karena Dugaan Campur Tangan Birokrasi

Bandar Lampung, beeoneinfo.com

Pemilihan SENAT U Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung telah dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2022, Pemilihan tersebut dihadiri 30 peserta yang sudah disahkan oleh rektor UIN RIL, Melalui Surat Tugas nomor B-23/Un.16/R/PP.00.9/02/2022, Dengan perwakilan setiap Fakultas terdiri dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 10 Peserta, Syariah 3 Peserta, Ushuluddin dan Studi Agama 7 Peserta, Dakwah dan Ilmu Komunikasi 4 Peserta, Ekonomi dan Bisnis Islam 4 Peserta dan Adab 2 Peserta atas dasar rekomendasi dari jurusan atau prodi yang berada difakultas masing-masing.

Pemilihan bejalan dengan baik sampai terpilihnya ketua SENAT U UIN Raden Intan Lampung yaitu Dede Saepuloh yang berasal dari rekomendasi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Fisika. Dede, panggilan akrabnya mengantongi suara sebanyak 17 Suara mengalahkan suara Slamet Harianto dengan mengantongi 10 suara dan Dion Saputra mengantongi 1 Suara. Setelah selesai pemilihan tersebut lanjutlah dengan pemilihan tim formatur untuk menyusun kepengurusan yang baru di SENAT U UIN Raden Intan Lampung.

Lagi Viral :   Pemkot Bandar Lampung Adakan Customer Gathering Bersama 3 BANK BUMD

Selanjutnya sidang tersebut dilanjutkan dengan pemilihan DEMA U UIN Raden Intan Lampung. Sidang dilanjutkan karena kesepakatan forum, tetapi sidang tersebut tidak bisa dilanjutkan karena ada sekelompok mahasiswa yang tidak terima dengan keputusan sidang dikarena awalnya pemilihan DEMAU tanggal 22 Februari 2022 tetapi dilaksanakan tanggal 17 februari 2022. Dan juga mempermasalahkan salah satu calon DEMA U yang tidak mendapatkan surat rekomendasi dari prodinya dengan dalih calon tersebut mendapatkan rekomendasi dari WADEK III Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama.

Pemilihan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UIN Raden Intan Lampung ini diduga kuat telah dicederai dengan birokrasi yaitu dengan penyalahgunaan wewenang dengan merekomendasi salah seorang peserta yang menjadi calon DEMA U. Hal tersebut dikarenakan calon DEMA U harus mendapatkan rekomendasi dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) tetapi ada salah satu calon yang tiba tiba ada didaftar peserta dengan Nomor surat tugas nomor B-23/Un.16/R/PP.00.9/02/2022.

Lagi Viral :   Sempat Dilaporkan Menurun, Semburan Asap Tebal Kembali Dikeluarkan GAK Menjulang Kelangit Pada Pukul 10.00 Pagi Ini

Menurut Salah seorang peserta, sebut saja TO. Dia kaget dikarenakan nama tersebut ada dan disahkan menjadi peserta.

“Sebab seharusnya kalau melihat dari rekomendasi itu tentu saja tidak sah Karena dapat dilihat calon dapat menjadi peserta dengan syarat calon ketua harus Mencalonkan diri secara tertulis yang disetujui oleh ketua HMJ dan diketahui oleh Wadek III fakultas. Namun anehnya peserta tersebut tidak ada rekomendasi Himpunan Mahasiswa Jurusan dan waktu itu diduga ada tekanan dari WADEK III Fakultas Usuluddin dan Studi Agama lalu ditandatangani oleh beliau tanpa persetujuan HMJ”. Jelasnya

“Saya kecewa dengan sikap birokrasi yang terkesan terlalu jauh ikut campur dalam urusan Pemilihan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) inikan haknya mahasiswa kok ikut – ikutan sih” Ujarnya lagi.

Lagi Viral :   Hewan Kurban dari 3 Daerah ini Dilarang Masuk ke Bandar Lampung

Atas permasalahan tersebut sidang pun ricuh dan karena beberapa kelompok mahasiswa menerobos masuk lalu membuat kericuhan dan kegaduhan diruang sidang.

Akibatnya, karena dianggap suasana tidak kondusif maka sidangpun sempat dipending dan kemudian setelah dibantu mediasi oleh pihak birokrat lalu menghasilkan keputusan sidang dilanjut pada tanggal 22 februari 2022 untuk pemilihan DEMA U yang akan dipilih oleh SENAT U yang melalui sidang selanjutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top