Bandar Lampung

DINAMIKA PILGUB LAMPUNG, DARI TAMBAHAN DUKUNGAN HINGGA OPTIMISME PANTANG SURUT

beeoneinfo.com, Bandar Lampung – Meski tidak sepopuler pilgub di daerah lain, setidaknya pilgub Lampung kali ini masih tetap enak untuk dinikmati oleh para penikmat politik Lampung.

Apalagi dinamika dan gesekan – gesekan hangat yang turut menjadi pelangi politik di kancah pilgub Lampung kali ini makin seru untuk dibahas dan selalu menjadi trending topik bagi netizen media sosial cakupan lokal Lampung khususnya.

Yang paling segar adalah, ketika kerajaan Skala Brak Lampung dengan serta merta memberikan dukungan pada pasangan  Ridho – Bachtiar. Otomatis, hal ini sangat dipastikan akan membuat peta perolehan suara sedikit berubah.

Kepastian dukungan tersebut langsung di ucapkan sendiri oleh Sultan kerajaan Sekala Brak, Pun Edward Syah Pernong.

Mantan Kapolda Lampung ini, mengatakan  selama lima tahun kepemimpinan gabungan politisi dan birokrasi tersebut, dalam penyusunan anggaran sudah sesuai dan tepat, dimana program unggulan mereka berpihak kepada rakyat. Dan jangan sampai itu terhenti karena pergantian kepemimpinan.

Lagi Viral :   Dampak Eksploitasi Gunung Kunyit, Ratusan Monyet Ekor Panjang Resahkan Warga Sekitar

Namun sepertinya aliran tambahan dukungan itu tidak mengganggu optimisme peserta kandidat cagub lain. Seperti contohnya bagaimana semangatnya relawan pasangan Herman HN – Sutono yang menamakan dirinya “Sahabat Herman HN” terus bergerak dan berupaya menggalang dukungan dari daerah – daerah. Terakhir, mereka sedang giat – giatnya berupaya menggalang dukungan dari masyarakat kabupaten Tanggamus.

Sementara itu pasangan Arinal – Nunik terlihat lebih santai. Meski akhir – akhir ini terhantam badai isu jika mereka diduga turut dibiayai oleh pengusaha kaya Ny. Lee, namun sore tadi ( senin 21/05 ) saat menggelar buka puasa bersama yang dihadiri seluruh relawan dan tim sukses pemenangan Arinal – Nunik.

Tim Kerja Pemenangan Arinal Djunaidi -Chusnunia bersama perwakilan Koalisi Partai Pengusung (Golkar, PKB, PAN) dan perwakilan Partai Pendukung (Partai Garuda) beserta Sukarelawan menggelar kegiatan “Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama” yang dipusatkan di Posko Tim Kerja Pemenangan Arinal-Nunik Jalan Gatot Subroto No. 7 Bumi Waras Bandar Lampung, Senin (21/5/2018) petang.

Ketua Tim Kerja Pemenangan Arinal-Chusnunia, H. Tony Eka Candra dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh Jajaran Tim Kerja Pemenangan beserta Sukarelawan, yang telah bekerja keras berjuang tanpa pamrih dengan jiwa dan semangat juang yang tinggi memenangkan Pasangan Calon Nomor 3, Arinal Djunaidi – Chusnunia, disertai dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan penuh tanggung jawab.

Lagi Viral :   NU Usulkan Presiden Di Pilih MPR, PKB Cari Celah

“Luruskan niat, apa yang kita perjuangkan bernilai ibadah, tidak ada perjuangan yang sia-sia, Insya Allah semuanya akan menjadi berkah,” kata politisi senior Partai Golkar Lampung ini.

Sementara itu pasangan cagub lain, Mustafa – Jajuli terus bergerak secara pelan tapi pasti. Meski kini tinggal Jajuli saja yang berkampanye karena Mustafa masih terkendala penahanan oleh KPK, namun optimisme masih tersirat di hati para relawan pasangan ini.

Disadur dari tribunnews.com, di Tanggamus, Minggu (20/5/2018) Jajuli mengampanyekan Kartu Jaminan 4 alias KJ4 dalam program Ketupat alias Ketemu Pasangan Calon Nomor 4.

Sebelum Jajuli datang, banyak warga menandatangani spanduk dukungan di pintu masuk lokasi acara.

Kurnia Wijaya, remaja lulusan SMA, mewakili teman sebayanya berharap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tetapi terkendala biaya.

Lagi Viral :   DPRD Lampung Selatan Gelar Sidang Paripurna Pertama Di Tahun 2023

“Pak Jajuli, gimana pendidikan ini ya? Alangkah ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Tapi, pasti dekat-dekat dengan masalah ekonomi,” keluhnya.

Menjawab hal itu, Jajuli menyebut satu di antara beberapa manfaat KJ4 adalah hadirnya jaminan satu rumah satu sarjana.

Insya Allah jika persyaratan terpenuhi, dia cerdas, berasal dari keluarga tidak mampu, dan di keluarga itu belum ada satu pun yang bergelar sarjana, akan ada jaminan mengikuti perkuliahan bebas SPP selama 8-10 semester,” jelasnya.

(Red/Dit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top