Daerah

Gelar Musrenbang, Camat Natar Laporan Tentang Budidaya Bayi Larva Lalat

LAMPUNG SELATAN, beeoneinfo.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tingkat Kecamatan untuk tahun anggaran 2023.

Memasuki hari kedelapan, Senin, 14 Februari 2022, pelaksanaan Musrenbang digelar di Kecamatan Natar. Kegiatan yang berlangsung di Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, dibuka secara langsung oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto.

Hadir juga dalam Musrenbang itu, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Lampung Jekvy Hendra, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Dapil empat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Thamrin, para pejabat utama dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, Camat serta Forkopimcam Natar.

Selain itu, nampak hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat Kecamatan Natar lainnya.

Lagi Viral :   Plt Bupati Dan Anggota DPRD Lampung Selatan Capai Kesepakatan KUA-PPAS

Dari informasi yang dihimpun, Pemkab Lampung Selatan mengucurkan anggaran pembangunan tahun 2022 untuk Kecamatan Natar sebesar Rp. 49.036.619.864. Anggaran itu bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan dan APBN Tahun Anggaran 2022.

Besaran anggaran untuk kecamatan yang memiliki 26 desa itu terdiri dari anggaran operasional kecamatan sebesar Rp. 3.201.430.500 serta Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2022 di Kecamatan Tanjung Bintang sebesar Rp. 45.835.189.364.

Dalam laporannya, Camat Natar Rendy Eko Supriyanto menyampaikan, bahwa pihaknya bersama dengan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di Kecamatan Natar telah melakukan berbagai inovasi untuk mengerakkan perekonomian masyarakat di wilayahnya.

Salah satunya dengan mengembangkan budidaya maggot. Yakni bayi larva lalat, black soldier fly (BSF) yang mampu menguraikan sampah organik dengan cepat dalam jumlah besar.

“Nama pembinaannya ‘Jas Merah’ yaitu Kerja Atasi Sampah Menjadi Rupiah. Inovasi ini kerja sama dari seluruh UPTD di Kecamatan Natar. Nanti pak bupati bisa meninjau,” ujarnya.

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Gelar Apel Kesiap Siagaan Bencana

Melalui budidaya maggot, dirinya berharap bisa meningkatkan perekonomian masyarakat akibat pandemi COVID-19, terutama bagi para kelompok petani maggot di Kecamatan Natar.

“Jadi sampah-sampah organik yang ada di pasar-pasar akan kami jadikan satu dengan truk pengelola maggot. Dari sampah ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Sementara, pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kembali mengingatkan jajaran kecamatan serta kelurahan/desa untuk terus menggali potensi di wilayahnya masing-masing. Hal itu untuk menggeliatkan perekonomian akibat COVID-19.

“Kita gali potensi daerah terutama yang ada di desa. Agar perekonomian masyarakat kita bisa bangkit, bagaimana desa tidak lagi tertinggal. Terus ciptakan inovasi,” kata Nanang

Disamping itu, Nanang juga meminta kepada Camat Natar agar dapat bersinergi dengan para pelaku usaha maupun penggiat wisata untuk memajukan perekonomian di wilayahnya.

Salah satunya kata Nanang, dengan menjalin kerja sama dengan BPTP Provinsi Lampung yang terletak di Desa Negara Ratu. Kerja sama itu dengan membuka Agro Wisata sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai dunia pertanian.

Lagi Viral :   Upaya Lindungi Pelaku Usaha Online Di Tulang Bawang, Bupati Winarti Hadiri Kongres Di Jawa Timur

“Manfaatkan pekarangan gedung ini agar bisa menjadi tempat wisata. Jadi pak kades bisa inovasi disini, belajar pertanian disini. Jangan peluang seperti ini tidak dimanfaatkan. Wilayah kita ini wilayah agraris, manfaatkan untuk wisata dan kuliner,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top