Daerah

HEBOH, 41 PEGAWAI DI PUPR KABUPATEN MUARA ENIM, KOMPAK MUNDUR DARI PPK DAN PENGAWAS PROYEK

Muara Enim
beeoneinfo.com

Selama ini, bagi banyak pegawai di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, mendapat tugas sebagai PPK dan Pengawas Proyek adalah tugas yang sangat didambahkan. Namun sejak akhir akhir ini, tugas tersebut menjadi momok yang sangat menakutkan bagi para pegawai disitu.

Sehingga ada sebanyak 41 Pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muara Enim kompak mengundurkan diri dari pekerjaan PPK dan Pengawas Proyek yang di kelolah oleh Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim.

Sepanjang sejarah Kabupaten Muara Enim, baru kali ini terjadi pristiwa yang menghebohkan ini.

Hal itu ditandai dengan penanda tanganan bersama surat pernyataan resmi mengundurkan diri 41 Pegawai di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim dari PPK dan Pengawas, yang tembuskan ke DPRD Muara Enim, Bupati Muara Enim dan juga kepada Gubernur Provinsi Sumatera Selatan.

Lagi Viral :   Fenomena Hujan Es Dan Puting Beliung Hantam Pasirkuda Cianjur

Jumadil Akhyar ST, Pegawai di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, membenarkan adanya surat pernyataan mundur dari PPK dan Pengawas dilingkup Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim tersebut, Selasa (22/02/2022).

Dikatakan Jumadil, pernyataan pengunduran diri itu, lantaran merasa tidak ada perlindungan hukum dalam menjalankan tugas tugasnya sebagai PPK dan Pengawas dalam pelaksanaan proyek pembangunan di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim.

” Ada 18 pegawai sebagai PPK dan 23 Pegawai sebagai Pengawas parat Sipil Negara (ASN) di lingkup Dinas pekerjaan umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muara Enim sudah menanda tangani Surat pernyataan pengunduran diri ” Ujar Jumadil.

Jumadil mengungkapkan, adapun isi surat pernyataan pengunduran diri itu adalah :

Pertama tidak adanya pembelaan dan perlindungan hukum terhadap para PPK dan Pengawas ketika dalam menjalankan tugas tugasnya  tersandung masalah hukum.

Apalagi, tugas sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) maupun Pengawas itu merupakan tugas tambahan,  yang diembankan selain tugas pokok dan fungsi struktural di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muara Enim.

Lagi Viral :   Polres Kota Metro Bersama TNI Tindak Pengendara Yang Tidak Menggunakan Masker

” kami sangat menyesalkan tentang banyaknya permasalahan – permasalahan Proyek di lapangan serta berita-berita yang selalu mendiskreditkan kami sehingga sangat mempengaruhi kinerja dan psikologis kami ” Katanya.

” Kurangnya sumber daya manusia (SDM) dibandingkan dengan banyaknya paket pekerjaan dengan cakupan wilayah kerja yang cukup luas menyebabkan beban kerja yang tidak seimbang ” Tambahnya.

” Kami tidak bisa bekerja secara optimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kami di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muara Enim terkait masalah itu ” Ujarnya.

Jumadil juga mengatakan bahwa 41 Pegawai PUPR yang mundur dari PPK dan Pengawas itu bersedia menerima semua konsekuensi yang disebabkan pengunduran diri itu.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya baru baru ini sudah ada 2 pegawai di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim yang bertugas sebagai PPK Proyek tersandung masalah hukum dan sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni inisial H Dan S.  Dua ASN itu terancam dipecat dari ASN.

Lagi Viral :   AKTIVIS MUARA ENIM APRESIASI KETEGASAN DPRD MUARA ENIM HENTIKAN ANGKUTAN BATU BARA PT DBU DIJALAN UMUM

Diduga ditengarai masalah itulah, sebanyak 41 ASN dilingkup Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Muara Enim menyatakan mengundurkan diri dari PPK dan Pengawas Proyek.

Mereka khawatir nasib yang sama juga bisa terjadi pada mereka, mengingat minimnya pendampingan dan perlindungan mereka ketika dihadapkan dengan permasalahan hukum.

Kejadian ini jelas bukan permasalahan sepeleh. Hal ini harus secepatnya dievaluasi oleh Para Pemimpin di Kabupaten Muara Enim. Mengingat bahwa pengunduran diri ini tentu akan sangat mempengaruhi pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Muara Enim (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top