Daerah

HERI AMALINDO SESALI, PASCA LEBARAN BANYAK PEGAWAI KABUPATEN PALI BELUM MASUK KERJA

Penikal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

12 hari cuti selama Hari Raya Idul Fitri 1440 H rupanya masih dianggap kurang oleh sebagian pegawai di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Ini terbukti masih banyaknya pegawai yang belum hadir pada hari pertama masuk kerja pasca libur panjang lebaran.

Hal ini diungkapkan Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM sewaktu memimpin Upacara Apel ,di halaman kantor Bupati PALI, jalan merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya, Senin (10/06/2019)

“Tidak seharusnya seperti ini, selalu kena tegur dan kena marah saat hari pertama masuk kerja pasca libur panjang. 12 hari libur sudah lebih dari cukup, seharusnya hari ini sudah masuk kerja, dari Minggu kemarin seharusnya yang mudik sudah kembali lagi ke PALI ”  Ujar orang nomor 1di Bumi Serepat Serasan ini.

Lagi Viral :   LANTAMAL IV MENDAPAT PENGHARGAAN PERINGKAT II PENYERAPAN ANGGARAN TA.2020

Padalah menurut Bupati seluruh pegawai baik ASN dan TKS harus selalu semangat kerja, terlebih lagi TKS yang honornya sudah dinaikan dua kali lipat.

“Honor pegawai TKS sudah kami naikan dua kali lipat dengan tujuan agar pegawai TKS sadar dan bertambah semangat kerja, bisa bekerja sebaik baiknya. Bukan mala sebaliknya terbukti masih saja banyak yang bolos” Ucap Bupati.

Lagi Viral :   MIRIS, WARGA BERHARAP BLT DANA DESA, 21 KADES DI KABUPATEN MUARA ENIM KELUHKAN DANA DESA BELUM CAIR

Ditegaskan Heri, kalau Kabupaten PALI mau maju maka syaratnya seluruh pegawai PALI harus disiplin.

” Syarat untuk maju itu bukan semata mata tergantung karena pegawainya pintar tapi karena disiplin, karena negara-negara maju pegawainya disiplin. Contoh Malaysia, Thailand dan negara maju lainnya. Kalau masuk jam 7,  jam 6 sudah dikantor, bukan seperti di sini yang sering molor. Untuk itu, kedepan perbaiki, siapapun pemimpin kalau kita kerja bagus pasti terpakai,” Tukasnya.

Sementara itu terkait hal ini, Sekreraris Daerah Kabupaten PALI Syahron Nazil juga menegaskan bahwa pegawai yang tidak disiplin terancam kena sanksi.

“Kedepan kita lihat dulu penyebab ketidak hadiran pegawai yang bersangkutan. Kalau logis kita akan pertimbangkan, tetapi apabila itu sudah menjadi kebiasaan maka sanksi tegas bakal dilakukan, terutama bagi pagawai TKS. Kita akan diputus kontraknya ,” Pungkasnya.

Lagi Viral :   Aneh, Karyawan PGE Muara Enim Demo Tolak Pansus DPRD Yang Akan Usut Kematian Sesama Karyawan

Laporan : Engghie BN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top