Bandar Lampung

Kasus Suap UNILA, Karomani Minta KPK Periksa 33 Nama Di BAP : “Jangan Cuma Sampel”

Bandar Lampung, beeoneinfo.com

Proses pemeriksaan kasus gratifikasi (suap) penerimaan mahasiswa baru yang menimpa Rektor Universitas Lampung (UNILA) Karomani diyakini akan terus berlanjut. Pasalnya Aom, sapaan akrab Karomani telah mengajukan Justice Kolaborator dan meminta KPK untuk mengusut 33 nama yang telah disebutkan dalam BAP.

Harapannya, Aom diwakili oleh kuasa hukumnya Resmen Khadafi mengatakan pengajuan JC ini semata agar dunia pendidikan bisa bersih dari hal – hal negatif yang selama ini terjadi.

Lagi Viral :   Menhub Instruksikan Tingkatkan Kualitas Pelayanan di Terminal Rajabasa

“Seperti adanya gratifikasi ini, yang sudah terpola dan sistematis” Ungkap Resmen Khadafi (06/10).

“Pun pengajuan ini juga agar mendapat keringanan, tapi jika kemudian tidak diperkenankan, pak Aom pasti akan membuka semuanya” Lanjut Resmen Khadafi.

Karomani juga mendesak penyidik KPK untuk memeriksa 33 nama yang sudah tertulis di BAP agar kasus ini menjadi terang dan jelas. Hal ini agar tidak terjadi ketimpangan hukum yang mana sebagian merasa dirugikan sementara sebagian lagi tetap nyaman menikmati keuntungan.

Lagi Viral :   Winarni Nanang Ermanto Buka Langsung Pelatihan DWP

“Karena yang mau masuk fakultas Kedokteran ini kebanyakan kalangan (ekonomi) menengah keatas, jarang yang kalangan menengah kebawah” Tandas Resmen.

Menurutnya, ada 33 nama yang disebutkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Karomani. Dari 33 nama itu, banyak yang memiliki latar belakang profesi beragam seperti pejabat, politikus dan pengusaha.

Lagi Viral :   Sumringahnya Fredy SM, Mantan Sekda Lampung Selatan Saat Bertemu Nanang Ermanto

Related posts:

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top