Nasional

KPK TAHAN 3 TERSANGKA DUGAAN KORUPSI PROYEK JALAN TA 2013 – 2015

Jakarta
beeoneinfo.com

Pengungkapan Kasus korupsi tidak akan perna kadaluarsa. Kali ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek multiyears peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, Bengkalis, Provinsi Riau, tahun anggaran 2013-2015.

Tiga tersangka dimaksud adalah Project Manager PT Wijaya Karya (Persero), Didiet Hartanto; Staf Pemasaran PT Wijaya Karya, Firjan Taufa; dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tirtha Adhi Kazmi.

” Dilakukan upaya paksa penahanan untuk 20 hari pertama terhitung mulai 3 September 2021 sampai dengan 22 September 2021,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, dalam jumpa pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (03/09/2021)..

Lagi Viral :   Jaga Generasi Muda, Satgas Yonif RK 136/TS Himbau Siswa SMP Negeri Mesiang Jauhi Miras

Kata Karyoto, Didiet ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK pada Gedung Merah Putih; Firjan ditahan di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur; dan Tirtha ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

” Selama proses penyidikan telah diperiksa 101 saksi yang terdiri dari unsur pejabat terkait penganggaran, pejabat terkait pengadaan, pejabat terkait lelang proyek, pejabat terkait pelaksanaan proyek, dan pihak swasta ” Jelasnya.

Lebih lanjut jelas Karyoto,  Didiet dan Tirtha berperan aktif dalam memanipulasi penyusunan berbagai dokumen proyek seolah-olah telah selesai dikerjakan 100 persen. Dengan hal itu bisa dilakukan pencairan pembayaran termin terakhir di akhir Desember 2015, di mana saat itu belum dilaksanakan serah terima pertama pekerjaan Provisional Hand Over (PHO).

Lagi Viral :   Ajakan 3 Hari Tidak Beraktifitas Tidak Jelas Sumbernya, Walikota Ini Tetap Berlakukan

Sementara Firjan turut memfasilitasi pertemuan antara M. Nasir selaku PPK dengan sejumlah pihak di internal PT Wijaya Karya, di antaranya terkait dugaan pemberian uang terhadap M. Nasir, yang juga tersangka dalam kasus ini.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, Firjan selalu berkoordinasi dengan Didiet mengenai dugaan pengondisian pelaksanaan proyek peningkatan jalan lingkar bukit batu-siak kecil Bengkalis itu.

“Akibat perbuatan para tersangka, diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sejumlah sekitar Rp129 miliar dari nilai proyek sebesar Rp359 miliar,” Beber Karyoto.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Ab/CNNIndonesia)

Lagi Viral :   PB KAMI Pantau Proses Hukum Anak Veteran Asal Pesawaran Lampung, Avi Cenna : "Apa Dasar Hukum Membuat Uud Pansi Tersangka ?"

Dikirim dari telepon pintar vivo

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top