Daerah

LPJ DANA DESA OKNUM KADES ULAK BANDUNG KECAMATAN UJAN MAS DISINYALIR CACAT HUKUM

Muara Enim
beeoneinfo.com

Laporan Pertanggung – Jawaban Pelaksanaan Dana Desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2020 dicurigai cacat hukum.

Pasalnya pelaksanaan Dana Desa tahun anggaran 2022 masih dilaksanakan walaupun sudah masuk tahun anggaran 2023.

Terungkap permasalahan ini, yang mana dari informasi yang didapat bahwa pertanggung jawaban dana desa Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2022 harus sudah disampaikan oleh Kepala Desa masing masing desa karena berakhirnya tahun anggaran 2022.

Dengan berakhirnya tahun anggaran 2022 berarti  segala kegiatan yang didanai dana desa tahun anggaran 2022 harus sudah selesai dilaksanakan oleh masing masing desa sesuai dengan laporan pertanggung – jawaban Kepala Desa yang sudah disampaikan. Dengan sudah berakhirnya dana desa tahun anggaran 2022 maka tidak ada lagi kegiatan dana desa tahun anggaran 2022

Dari Laporan Pertanggung – jawaban Kepala Desa dimaksud, ada dua kemungkinan yang terjadi, yakni

Lagi Viral :   Nanang Ermanto Serahkan Bantuan Alat Pertanian Di Sidomulyo

Kalau seandainya kegiatan yang sudah dianggarkan pakai dana desa tahun anggaran 2022 dan sudah dilaporkan namun tidak dilaksanakan berarti ada dugaan kegiatan yang menggunakan dana desa tersebut fiktif.

Serta seandainya kegiatan dana desa yang sudah dilaporkan disebut sudah selesai dilaksanakan namun fakta dilapangan masih belum selesai dilaksanakan berarti ada dugaan laporan pertanggung – jawaban oknum Kepala desa tersebut direkayasa sehingga berakibat laporan pertanggung – jawaban dana desa tersebut bermasalah atau cacat hukum.

Salah satu terjadi dugaan laporan pertanggung – jawaban dana desa tahun anggaran 2022 yang cacat hukum terjadi di desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muara Enim.

Yang mana diketahui bahwa dana desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas tahun anggaran 2022 ada melaksanakan pembangunan fisik berupa pembangunan embung.

Namun janggalnya, pelaksanaan dana desa tahun anggaran 2022, Pembangunan Embung desa Ulak Bandung tersebut masih terus dilaksanakan pengerjaannya walaupun sudah masuk tahun anggaran 2023.

Sejalan dengan itu, Oknum Kepala Desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas sendiri pun sudah melaporkan pertanggung jawaban dana desa tahun anggaran 2022, termasuk salah satunya pembangunan Embung desa Ulak Bandung sudah dinyatakan selesai.

Lagi Viral :   ANGKUTAN BATUBARA PT DBU MELINTAS DIDEPAN KANTOR BUPATI MUARA ENIM, DIANGGAP MELECEHKAN PEMKAB MUARA ENIM

Namun yang terjadi, kegiatan dana desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas tahun 2022 berupa pembangunan Embung ternyata belum selesai dikerjakan hingga berakhir tahun anggaran 2022  walaupun diduga laporan pertanggung jawabannya oknum Kepala Desa menyatakan pembangunan Embung tersebut sudah selesai

“Ada kejanggalan, Kegiatan pembangunan Embung Desa Ulak Bandung tahun 2022 masih bekerja hingga masuk tahun anggaran 2023” ujar salah seorang warga Ulak Bandung yang minta namanya dirahasiakan.

“Artinya ada dugaan kuat laporan petanggung – jawaban dana desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas tahun anggaran 2022 bermasalah atau cacat hukum,” ungkapnya.

” Dugaan itu patut ditelusuri oleh Aparat Penegak Hukum Kabupaten Muara Enim'” harapnya.

Ditambahkannya, dirinya juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Muara Enim untuk menelusuri dan mengaudit pelaksanaan dana desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas secara keseluruhan.

” Minta kepada APH Kabupaten Muara Enim untuk menelusuri dan mengaudit semua kegiatan dana desa tahun anggaran 2022 yang sudah dilaporkan oleh oknum Kepala Desa Ulak Bandung,” pintanya.

Lagi Viral :   Bupati Lampung Selatan Himbau Warga Shalat Ied Di Rumah Saja

” Karena tidak tertutup kemungkinan sudah terjadi kebocoran dana desa Ulak Bandung tahun anggaran 2022 dan terjadi konspirasi antara oknum Kepala Desa dengan oknum Pendamping desa bahkan dengan oknum instansi yang terkait ” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas, Nopian ketika dikonfirmasi melalui pesan WA terkait adanya dugaan laporan pertanggung – jawaban  yang bermasalah, Rabu (11/01/2023). Hingga berita ini ditayangkan tidak memberikan respon.

Sedangkan Kepala DPMD Kabupaten Muara Enim, Rusdi, belum dikonfirmasi. (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top