Nasional

MK Tolak Gugatan Anies – Ganjar, Ini Yang Akan Dilakukan KPU RI

Nasional, beeoneinfo.com

Perjalanan panjang sidang gugatan terhadap hasil Pemilihan Presiden 2024 telah berakhir. Mahkamah Konstitusi sendiri telah memberi putusan dengan menolak semua gugatan dari pasangan Anies – Imin.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sendiri telah menetapkan hasil Pilpres 2024 pada 20 Maret 2024 lalu berdasarkan hasil rekapitulasi nasional.

Hasil rekapitulasi KPU RI sendiri menyatakan jika pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 40.971.906 suara atau 24,95%, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 96.214.691 atau 58,59% dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 27.040.878 atau 16,47%.

Lagi Viral :   Beri Kejutan HUT Bhayangkara Ke 76 , Danrem 064/MY Bersama Pimpinan Staf Korem Sambangi Markas Polda Banten

Hasil rekapitulasi itu kemudian digugat oleh pasangan Anies – Cak ImiTerbaru, MK menggelar sidang pengucapan putusan sengketa Pilpres 2024 di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (22/4/2024). Sengketa ini diadili oleh delapan hakim MK yang dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo.

Hakim MK pertama kali membacakan putusan terhadap permohonan dari Anies-Cak Imin. MK awalnya menyatakan berwenang mengadili permohonan Anies-Cak Imin. MK selanjutnya membacakan pertimbangan terhadap berbagai dalil.

Salah satu yang dipertimbangkan MK ialah dalil Anies-Cak Imin yang meminta Prabowo-Gibran didiskualifikasi dari Pilpres 2024. MK menyatakan dalil yang disampaikan Anies-Cak Imin tersebut tidak beralasan menurut hukum.

Lagi Viral :   Nah, Ini Deretan Senjata Import Indonesia Dari Israel

MK menyatakan dalil yang menganggap ada nepotisme hingga cawe-cawe dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait munculnya putusan MK yang mengubah syarat usia capres-cawapres tidak beralasan menurut hukum.

MK juga mengatakan tidak ada pihak yang menyatakan keberatan setelah ada Prabowo-Gibran ditetapkan sebagai capres-cawapres. MK juga menyatakan tidak ada bukti bentuk cawe-cawe Jokowi yang disampaikan Anies-Cak Imin dalam permohonannya dengan raihan suara Prabowo-Gibran.

MK kemudian menyatakan menolak permohonan yang diajukan Anies-Cak Imin setelah membacakan pertimbangan terhadap dalil-dalil permohonan.

“Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” ujar Ketua MK Suhartoyo.

Putusan MK ini merupakan putusan yang bersifat final dan mengikat. Setelah ini, KPU akan menindaklanjuti putusan ini dan menerbitkan penetapan Prabowo-Gibran sebagai Presiden-Wapres terpilih.

Lagi Viral :   Eks Kasubdit Polda Kepri Tertangkap Di Way Halim Bandar Lampung

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top