Daerah

MOBILISASI ALAT BERAT MELAMPAUI MST MELINTAS DI JALAN COR BETON KABUPATEN PALI, WARGA: ADA IZIN RESMI?

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Masyarakat Kabupaten PALI dikagetkan dengan suara puluhan mobilisasi alat berat perusahaan migas melintas di jalan cor beton mulai dari desa Raja Kecamatan Tanah Abang – Desa Pengabuan Kecamatan Abab – Desa Babat Kecamatan Penukal pada Kamis malam (16/06/2022).

Melintasnya mobilisasi puluhan alat super berat yang melintas di jalan cor beton yang dibangun menggunakan APBD Kabupaten PALI itu menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat setempat. Pasalnya akibat mobilisasi alat berat itu, akses jalan yang sudah dibangun menggunakan uang rakyat itu saat ini kerusakannya sudah semakin parah.

Mobilisasi alat berat itu sempat mau dicegat warga, mengingat mobilisasi alat berat itu sudah melampaui MST dan kelas jalan. Warta juga ingin mempertanyakan izin lewat fan jaminannya terhadap kerusakan jalan. Namun pencegatan itu dibatalkan warga setelah melihat mobilisasi alat berat itu mendapat pengawalan aparat.

Lagi Viral :   Danrem 033/WP Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-69 Polairud Semoga Tetap Unggul & Modern

” Tambah hancur jalan kita ” teriak salah seorang warga yang menyaksikan kejadian itu, Kamis malam (16/06/2022).

” Mantab, Uang rakyat untuk membangun jalan, fihak perusahaan tukang merusaknya ” Tambahnya.

Ajis nama warga ini, dia mengungkapkan bahwa mobilisasi alat super berat ini sudah berlangsung beberapa malam. Malam sebelumnya ada puluhan unit tronton, sedang malam ini ada 8 tronton.

” Mobilisasi alat berat ini diketahui dari jalan cor desa Raja Kecamatan Tanah Abang, lewat jalan cor desa Pengabuan Kecamatan Abab, ke jalan cir desa Babat Kecamatan Penukal menuju lokasi Dewa ” Bebernya

” Malam kemaren ada puluhan unit lewat dijalan cor ini, malam ini ada 8 unit ” Tambah Ajis.

Lagi Viral :   Pelanggaran Di Perairan Natuna Utara, Pangkogabwilhan I Kendalikan Operasi Siaga Tempur di Natuna

Lanjut Ajis, sebenarnya warga tidak akan mengkritisi apalagi ingin menghalangi mobilisasi alat berat melewati jalan cor tersebut kalau perizinan jelas. Karena dirinya pesimis mobilisasi alat berat ini mengikuti prosedur, seperti memiliki dokumen izin resmi dan juga ada jaminan fihak perusahaan untuk memperbaiki sarana jalan yang rusak karena dilindas mobilisasi alat berat dimaksud.

Ajis mensinyalir, aktivitas ini ada permainan oknum yang mengambil keuntungan untuk pribadi dengan mengizinkan mobilisasi alat berat tersebut tanpa memiliki dokumen resmi. Sehingga lanjut dia ketika terjadi kerusakan jalan, terjadi pembiaran, tidak ada perbaikan dari fihak perusahaan. Kejadian seperti ini sudah sering, tanpa hambatan, sehingga kerusakan jalan cor di Kabupaten PALI pun semakin parah.

” Kami sebagai masyarakat berhak menjaga sarana jalan kami, karena membangun jalan itu bukan perkara mudah. Jadi kami rasa permasalahan ini perlu ditelusuri ke Dinas Perhubungan Kabupaten PALI, Karena baik secara prosedur maupun tidak disinyalir Dinas Perhubungan Kabupaten PALI mengetahuinya,,” Pungkasnya

Lagi Viral :   Dispenda Kepri Sosialisasikan Denda SWDKLLJ

Sementara itu terkait permasalahan ini, Dinas Perhubungan Kabupaten PALI belum dikonfirmasi….(bersambung) (AE).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top