Daerah

OKNUM PPL  BPP KABUPATEN PALI DISINYALIR PATOK SUNAT BANTUAN UNTUK KELOMPOK TANI SEBESAR RP 11 JUTA

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) merupakan petugas dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang diperbantukan untuk memberikan pengarahan, pembinaan, dan penyuluhan di bidang pertanian, baik secara perorangan maupun kelompok tani.

Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kabupaten PALI berada jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten PALI

Namun disinyalir, tugas pokok dan fungsi oknum PPL BPP Kabupaten PALI yang satu ini melenceng dari tupoksinya.

Pasalnya, pada tahun anggaran 2020 lalu, diketahui Pemerintah ada merealisasikan bantuan untuk Kelompok tani di Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan, yaitu untuk kelompok tani didesa Semangos dan kelompok tani didesa Sungai Baung.

Bantuan Pemerintah itu dialokasikan kepada 5 kelompok tani didesa Semangos dan 5 kelompok tani didesa Sungai Baung.

Namun sangat disayangkan, pada penyaluran bantuan kepada kelompok tani tersebut, disinyalir oknum Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang ditugaskan justru mencari kesempatan, menyunat bantuan itu,

Oknum PPL BPP Kabupaten PALI dimaksud sudah mematok pemotongan secara seragam kepada tiap kelompok tani yang mendapat bantuan, dipotong sebesar Rp 11 Juta perkelompok.

Jadi untuk 5 kelompok tani didesa Semangos Kecamatan Talang Ubi, oknum PPL BPP Kabupaten PALI ini berhasil meraup uang sekitar Rp 55 Juta. Begitu juga di 5 kelompok tani di desa Sungai Baung bisa terkumpul Rp 55 juta. Hingga total dana yang disunat oknum PPL BPP Kabupaten PALI ini jumlahnya mencapai Rp 110 Juta.

Lagi Viral :   Bencana Longsor Melanda Semendo Darat Laut Muara Enim

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang narasumber yang berasal dari Desa Sungai Baung yang namanya dirahasiakan kepada media ini, Minggu (07/11/2021)

Diungkapkannya, oknum pegawai BPP Kabupaten PALI itu sudah memotong bantuan untuk kelompok tani desa Semangos dan Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi tahun anggaran 2020 secara seragam, yaitu Rp 11 Juta perkelompok.

” Oknum Pegawai BPP Kabupaten PALI diduga ada memotong bantuan kelompok tani desa Semangos dan Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi, anggaran tahun 2020 sebesar Rp 11 Juta perkelompok ” Ujarnya

” Masing masing kelompok, dipotong Rp 11 juta Rupiah, jadi untuk kelompok tani di desa Semangos sebanyak 5 kelompok tani, jumlah yang dipotong sebesar Rp 55 Juta, begitu juga di desa Sungai Baung, jumlahnya Rp 55 Juta ” Jelasnya

” Total keseluruhan pemotongan oleh oknum BPP Kabupaten PALI itu untuk kelompok tani di dua desa itu berjumlah sekitar Rp 110 Juta ” Tambahnya

Dirinya, sangat menyayangkan adanya pemotongan itu, karena menurut dia bantuan itu seharusnya bisa dipergunakan secara maksimal untuk kemajuan kelompok tani di desa Semangos dan desa Sungai Baung. Namun dengan adanya pemotongan itu, walau alasan apapun jelas itu akan berdampak terhadap aktivitas dan kemajuan kelompok tani didesa Semangos dan desa Sungai Baung.

Lagi Viral :   Bahas Masyarakat Miskin, Komisi IV DPRD Pandeglang Tukar Pikiran Dengan DPRD Metro

” Kami anggap itu pemotongan itu sudah tidak wajar lagi, jelas itu perbuatan melawan hukum melakukan pungutan liar (Pungli) dan korupsi ” Katanya.

Dia juga mengatakan ada informasi bahwa oknum PPL BPP Kabupaten PALI itu memotong bantuan kelompok tani dengan modus untuk membeli pompa air. Namun dia sendiri belum bisa memastikan pompa air apa dan jenis apa, ada apa tidak pompa air kelompok tani itu, apalagi harganya mencapai Rp 11 Juta.

Selain itu dia juga meragukan bantuan sarana saprodi, dan prasarana apa saja yang sudah diterima kelompok tani di dua desa itu, itu perlu di audit dan ditelusuri oleh pihak pihak yang berwenang. Jangan sampai bantuan untuk memajukan petani itu justru disimpangkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memperkaya diri pribadi.

” Kami meragukan bantuan itu, kita perlu mengetahui kelompok tani itu, ada atau tidak, begitu juga sarana saprodi, dan prasana yang dibantu kepada kelompok tani itu, dilaksanakan sebagaimana mestinya atau tidak ” Tuturnya.

” Yang kita ketahui untuk sementara ini disinyalir ada kejanggalan pada bantuan di dua kelompok tani desa Semangos dan Desa Sungai Baung, karena sudah dipotong Rp 11 Juta perkelompok ” Bebernya.

Lagi Viral :   Wisuda S1 STIH Muhammadiyah Di Hadiri Langsung Bupati Lampung Selatan

” Untuk itu kami meminta pihak yang berwenang untuk melakukan investigasi dan mengaudit kelompok tani Desa Semangos dan Kelompok tani Sungai Baung, untuk memastikan sarana prasarana apa yang dibantu pada anggaran tahun 2020 itu, termasuk kepastian personil kelompok tani itu, fakta atau fiktif ” Harapnya.

Terpisah, Ketua BPD Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi, Susnita Wulandara ketika dikonfirmasi terkait masalah ini. Dia membenarkan adanya bantuan kelompok tani itu, terutama untuk kelompok tani desa Sungai Baung.

” Ya benar, yang saya ketahui bahwa kelompok tani desa Sungai Baung pada tahun 2020 lalu ada mendapat bantuan untuk kelompok tani, ada 5 kelompok tani desa Sungai Baung yang mendapat bantuan ” Jelasnya melalui sambungan telpon, Minggu (07/11/2021).

Terkait adanya pemotongan itu, pihaknya juga sudah mengkonfirmasi petugas PPL BPP Kabupaten PALI untuk meminta penjelasan. Kata dia.

Sementara itu, Dari pihak PPL Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kabupaten PALI, Paiman ketika dikonfirmasi, sampai berita ini tayang dirinya tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai pemotongan itu  (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top