Nasional

Prediksi : Kemungkinan Pasangan Airlangga – Kamil Di Koalisi Indonesia Bersatu

Jakarta, beeoneinfo.com

Penjajakan partai – partai politik menjelang Pemilihan Umum yang masih 1, 5 tahun lagi semakin dinamis. Terkini, telah terbentuk poros koalisi baru yang bernama Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP.

Tentu saja, Pemilu 2024 mendatang adalah era pembaharuan kepemimpinan Indonesia yang membuka peluang bagi siapa saja yang berniat maju mencalonkan diri menjadi calon presiden menggantikan Jokowi.

Lalu siapakah calon presiden yang akan diusung oleh koalisi Indonesia Bersatu ?, berikut ini adalah prediksi – prediksi yang disaring oleh tim redaksi beeoneinfo.com.

Untuk diketahui, hingga saat ini hanya partai Golkar saja yang terus mendorong ketua umum mereka, Airlangga Hartarto untuk maju mencalonkan diri menjadi peserta Pilpres di Pemilu 2024. Namun begitu, berdasarkan hasil penelitian beberapa lembaga survei tingkat elektabilitas Airlangga sendiri tidak menampilkan peningkatan yang signifikan.

Maka tak heran, jika koalisi Indonesia Bersatu ini dianggap oleh Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi ibarat “Perahu Kosong”.

“Melihat hasil penjajakan dari beberapa lembaga survei, tidak ada dari ketiga partai ini yang elektabilitasnya mentereng. Sehingga mereka menawarkan diri jika ada tokoh yang bisa menggunakan perahu ini” Ujar Ari dikutip dari kompas.com ( 14/05/2022 ).

Lagi Viral :   Pesan Mendalam Wasekjen PA 212 Untuk Yaqut Cholil : "Semoga Tidak Buat Gaduh Negeri Ini"

Pandangan berbeda dimunculkan oleh pengamat politik dari Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Beliau memprediksi jika koalisi ini akan mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden mereka, mengingat baik PAN ataupun PPP tidak pernah memunculkan satu tokoh pun untuk menghadapi pilpres 2024.

Tapi, Ujang juga memaparkan akan sangat beratnya perjuangan koalisi ini, mengingat kencangnya rivalitas dari kemungkinan adanya koalisi lain yang tingkat elektabilitasnya jauh lebih baik dari Airlangga Hartarto.

“Jika mereka tak kerja keras, akan berat untuk bisa head to head atau melawan lawan-lawan politiknya,” kata Ujang dikutip dari kompas.com, Sabtu (14/5/2022).

Kehadiran Ridwan Kamil

Pun begitu, ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Terutama kehadiran sosok tokoh yang selalu digadang – gadang untuk maju menjadi capres asal Jawa Barat, Ridwan Kamil ditengah – tengah Koalisi Indonesia Bersatu.

Kehadiran Ridwan Kamil ditengah proses penjajakan koalisi ini diprediksi bukan karena kebetulan. Sebab kehadiran Ridwan Kamil biasa disapa kang Emil tersebut diikuti juga dengan pertemuan dan pembahasan selama berjam – jam.

Melihat dari potensi yang terjadi hari ini, maka besar kemungkinan akan menguatnya pasangan capres Airlangga Hartarto – Ridwan Kamil dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Apalagi PPP melalui Arsul Sani Wakil Ketua Umum PPP secara gamblang menyatakan jika ada kemungkinan KIB mendorong Airlangga Hartarto sebagai capres koalisi ini.

Lagi Viral :   Bidpropam Polda Banten Gelar Pengecekan Urin Personel Polres Cilegon

“Soal capres dan cawapres, kan memang belum dibicarakan. Tentu PPP menghormati Partai Golkar yang sudah menyebut Pak Airlangga Hartarto sebgai capres. Segala sesuatunya nanti kita musyawarahkan,” katanya.

“Tidak tertutup kemungkinan RK juga jadi pertimbangan KIB,” katanya.

Akan tetapi, Arsul belum menjelaskan apakah koalisi akan mengusung RK sebagai capres atau cawapres. Dia mengatakan hal itu akan dibahas kemudian.

“Kami akan musyawarahkan setelah platform koalisi kami selesaikan, tentu sambil melihat juga bagaimana arah partai atau koalisi lainnya terkait paslon Pilpres 2024,” jelasnya.

Kemunculan pasangan Airlangga – Ridwan Kamil sah – sah saja terjadi. Dengan perhitungan saat ini partai Golkar sendiri terus berusaha berkembang dengan memaksimalkan semua unsur mesin – mesin politiknya. Hasil maksimal tentu saja menjadi target, karena 2024 adalah kesempatan bagi Golkar untuk kembali menjadi partai pemenang.

Ridwan Kamil sendiri tentu saja memiliki peluang untuk meraup perolehan dukungan segar dari Tanah pasundan yang saat ini dipimpinnya.

Harapannya, dengan meraup suara dukungan dari Jawa Barat kemungkinan menang lebih besar. Sebab Jawa Barat sendiri memang menjadi tolak ukur perolehan suara untuk memenangkan pertarungan ditingkat nasional.

Ketua Umum PAN sendiri tentu saja diharapkan menjadi nilai tambah dengan memaksimalkan raihan suara di wilayah Sumatera tempat asalnya. Hal ini tentu saja peluang besar terjadi, mengingat Zulkifli Hasan mampu menjadi anggota DPR RI 2 periode dan mantan bupati di Lampung Selatan 2 periode.

Lagi Viral :   TAHUN 2021, PTBA CETAK REKOR LABAH BERSIH RP 8 TRILIUN

Namun untuk diketahui juga pertimbangan calon yang layak dimajukan adalah angka 60% dipenjajakan elektabilitas. Hasil sementara ini dari beberapa lembaga survei belum ada satupun bakal calon presiden yang menyentuh nilai 60% dan rata – rata masih tertaut diangka 30%.

Dengan rentang waktu yang masih panjang ini, KIB tentu masih punya banyak waktu untuk melakukan penjajakan dan melakukan uji coba pada pasangan balon capres – cawapres mereka.

Atau parahnya, bisa saja KIB justru malah bubar ditengah jalan jika mereka tidak bisa menyatukan pandangan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top