Daerah

PROYEK BOX CULVERT 1 MILIAR DI PALI APBD 2021 SUDAH RUSAK

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Proyek box culvert yang dibangun Pemerintah Kabupaten PALI pada APBD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada tahun 2021 lalu, saat ini sudah mengalami kerusakan.

Proyek Double Box Culvert ini berlokasi antara Desa Sungai Ibul dengan Desa Spantan Kabupaten PALI Provinsi Sumsel dengan dengan anggaran dana Rp. 1.093.513.228,

Proyek Box Culvert ini dikerjakan oleh CV. ZAEIM HAKIM ISMADTI.

Proyek box culvert yang bernilai sangat pantastis ini saat ini kondisinya sudah memprihatinkan. Padahal proyek box culvert ini baru beberapa bulan dimanfaatkan warga PALI.

Memang dari awal pengerjaannya, proyek ini sudah menjadi sorotan warga. Lantaran warga curiga pengerjaan proyek ini disinyalir tidak sesuai RAB,. Apalagi dari hasil temuan warga pengecoran box culvert ini banyak menggunakan batu krokos dan juga pembesiannya sangat tidak standart.

Yang mana disaat pengerjaan proyek box culvert ini, pembesian behel utama yang dipasang kontraktor sudah terjadi ambruk sebelum pengecoran.

Keharusan bagi masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pengerjaan proyek APBD. Karena uang yang dipergunakan untuk membangun box culvert ini adalah uang rakyat.

Lagi Viral :   PERUSDA KABUPATEN PALI PT PAS, DISINYALIR SEPERTI BENALU

Saat pelaksanaan proyek box culvert ini, warga PALI sudah mewanti – wanti, mengkhawatirkan mutu dan kwalitas pengerjaan proyek box culvert ini.

Warga PALI menilai, saat mengerjakan proyek box culvert senilai satu miliar lebih ini terkesan sangat asal asalan.
Diduga pekerjaan proyek box culvert ini tidak melaksanakan sebagaimana petunjuk tekhnis.

Selain itu dalam pelaksanaan proyek ini dinilai sangat minim pengawasan dan tidak transparan, terbukti, jangankan masalah tekhnis, bahkan papan proyek tidak mencantumkan nomor kontrak, tanggal pelaksanaan, dan berapa hari pekerjaan, dibiarkan saja oleh pengawas dan PPK Proyek box culvert.

Seakan warga tidak boleh mengetahui kapan dimulai pengerjaan proyek ini, dan kapan berakhirnya kontrak proyek ini. Bahkan pengerjaan proyek box culvert ini masih terus berjalan hingga memasuki tahun 2022.

Itu menunjukan kalau ada dugaan kuat oknum pengawas, oknum PPK dan oknum pengguna anggaran ada kongkolingkong dengan pelaksana proyek, demi untuk mendapatkan keuntungan proyek yang tidak sewajarnya.

Hal itu perna disampaikan Ketua PW GNPK RI Provinsi Sumsel, Aprizal Muslim.

Saat ini  bulan April 2022, berarti baru sekitar empat bulan  hasil pekerjaan proyek box culvert ini diserah terimakan.

Hasilnya, apa yang dikhawatirkan warga PALI terbukti. Proyek yang bernilai 1 Miliar lebih ini, baru seumur jagung dinikmati warga, keadaannya saat ini sudah mengalami kerusakan.

Lagi Viral :   ALAT BERAT BERNILAI MILIARAN, MILIK DINAS PERTANIAN PALI, MEMPRIHATINKAN!!

Tentunya dalam hal ini, pihak pelaksana proyek box culvert  harus bertanggung jawab untuk memperbaikinya, apalagi box culvert ini masih dalam masa pemeliharaan.

Dari pengamatan media ini ke lokasi, Rabu (06/04/2022), box culvert yang baru dikerjakan ini sudah mengalami keretakan dan berlobang. Tidak tertutup kemungkinan dalam waktu yang tidak terlalu lama, retak dan lobang yang ada di box culvert itu akan semakin meluas. Dan pada akhirnya bila tidak cepat diperbaiki box culvert ini akan ambruk.

Itu sebagai bukti bahwa mutu dan kwalitas proyek box culvert itu sangat buruk.

Terkait masalah ini, Ketua PW GNPK RI Provinsi Sumsel, Aprizal Muslim ketika dimintai tanggapannya, Rabu (06/04/2022).

Dikatakakannya, dalam hal ini tentunya selain pihak kontraktor harus bertanggung jawab, juga kata dia perlu dilakukan investigasi oleh aparat penegak hukum, karena diduga kuat pengerjaan proyek box culvert itu tidak sesuai RAB. Kalau tidak sesuai RAB, kata Aprizal tentu saja negara dan masyarakat sangat dirugikan.

” Aparat hukum perlu investigasi kelapangan, diduga kuat proyek box culvert itu tidak dikerjakan sebagaimana mestinya ” Pinta Aprizal.

Lanjut Aprizal lagi, Uang negara satu Miliar lebih bukanlah Uang sedikit, itu Uang negara yang notabene Uang rakyat, tentu ada pertanggung jawaban dan konsekwensinya.

Lagi Viral :   Nanang Ermanto Bertemu Dendi Ramadhona Di Pengukuhan katar Lampung Selatan

” Baru beberapa bulan sudah dikerjakan sudah rusak, itu bukti pekerjaan proyek box culvert yang tidak berkwalitas ” Tegas Aprizal

” Kita sudah bisa pastikan kalau Uang proyek itu sudah dibayar 100 persen, proyek ini pun diduga luput dari audit BPK ” Tambah Aprizal.

” Kita, mencurigai proyek box culvert itu ada merugikan negara ” Ungkapnya

Box culvert yang dibangun Pemkab PALI APBD 2021 , Sudah rusak

Sambung Aprizal, oknum PPK, oknum Pengawas Proyek, dan oknum Pengguna anggaran perlu diperiksa. ” Tolong diperiksa juga oknum pengawas proyek, oknum PPK Proyek dan oknum pengguna anggaran dalam proyek ini ” Ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PU-TR) Kabupaten PALI “Ristanto Wahyudi. ST. MT” Ketika di konfirmasi terkait masalah ini, hIngga berita ini di tayangkan tidak memberikan hak jawab (AE)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top