Daerah

PT SLR BANTU ALKES, BUKAN BERARTI AKAN MENGHENTIKAN TUNTUTAN WARGA LUNAS JAYA

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

PT Servo Lintas Raya (SLR) memberikan bantuan alat kesehatan (alkes) untuk Polindes Desa Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan.

Bantuan alkes tersebut diserahkan langsung oleh Humas PT SLR Yayan Suhendri. Kepads Kepala Puskesmas Tanah Abang dr Muhtazirin, Jum’at (08/04/2022).

Dikatakan Yayan, bahwa bantuan tersebut sebagai tindak lanjut pertemuan antara pihak PT SLR dengan perwakilan warga desa Lunas Jaya diruang Sekda PALI pada 17 Maret 2022 lalu.

” Bantuan ini untuk menunjang fasilitas kesehatan masyarakat pada Polindes Lunas Jaya, karena alat kesehatan ini sangat dibutuhkan Polindes Lunas Jaya, sebagaimana hasil pertemuan antara perusahaan dengan perwakilan masyarakat Desa Lunas Jaya”  ujar Yayan.

Yang mana, lanjut Yayan, diketahu salah satu isi kesepakatan itu, perusahaan harus membantu pelayanan fasilitas kesehatan masyarakat.

” Sesuai pada berita acara kesepakatan, yang pada intinya perusahaan siap membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan masyarakat Lunas Jaya ” Jelasnya

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Raih Opini WTP 5 Kali Berturut - Turut

” Semoga bantuan alat kesehatan ini dapat bermanfaat bagi warga desa Lunas Jaya,” harap Yayan.

Kepala Desa Lunas Jaya, Rudi Junaidi, SH ketika dimintai tanggapannya terkait bantuan alkes dari PT SLR itu,Jum’at malam, (08/04/2022. Kades mengatakan berterima kasih sudah dibantu. Namun demikian kata dia, bantuan dari PT SLR itu, jauh dari harapan masyarakat Lunas Jaya.

” Ya kita juga berterimakasih sudah dibantu, tapi memang masih jauh dari harapan masyarakat kita ” Ujar Kades.

” Mudah-mudahan kedepan pihak Perusahaan bisa memberikan sesuatu yang lebih untuk masyarakat kita Desa Lunas Jaya.” tutur Kades.

Sementara itu, mengetahui pihak PT SLR ada memberikan bantuan alkes untuk polindes desa Lunas Jaya. Pihak Aliansi Masyarakat Tolak Mutiara Hitam, (AMTMH) melalui Advokat muda, Dedy Triwijayanto. SH mengatakan bahwa itu bukan permintaan masyarakat desa Lunas Jaya seperti yang tertuang dalam berita acara tanggal 17 Maret 2022 lalu.

Dijelaskan Dedy, bahwa pada rapat terakhir itu belum mencapai kesepakatan apapun. Hasil dari kesepakatan kemaren hanya berita acara, yang mana salah satu poin kesepakatan itu, Kades Lunas jaya (bukan masyarakat) meminta kepada pihak PT SLR agar bisa membangun pusat kesehatan terpadu. Yang mana pusat kesehatan terpadu itu, memiliki ketersediaan alkes, serta tenaga kerja diambil dari masyarakat sekitar,, yang segala pembiayaannya berasal dari PT. SLR.

Lagi Viral :   HUT Bhayangkara Ke 74, Polres Kota Metro Ziarah Ke TMP Kemala Nusantara

Lanjut Dedy, sedangkan yang terjadi, pihak PT SLR hanya membantu peralatan kesehatan. Artinya pelan pelan, walaupun masih sangat minim, PT SLR sudah membantu warga desa Lunas Jaya

” Alhamdulillah, walaupun terlambat tapi kita apresiasi langkah pihak perusahaan ini ” Katanya.

” Dengan ini juga, Kita sampaikan bahwa kita akan tetap komitmen akan mengawal tuntutan masyarakat itu ” Tegasnya.

Kerena, sambung Dedy, dugaan kerusakan dan pencemaran lingkungan di sekitar Desa lunas jaya oleh pihak perusahaan pengelolah batu bara sudah sangat parah, yang selama ini beroperasi tanpa ada kepedulian pihak perusahaan.

Adanya kepedulian sedikit itu, lantaran karena sudah ada aksi dari masyarakat setempat, sedangkan selama ini pihak perusahaan tidak ada kepedulian. Padahal perusahaan melakukan aktivitas dugaan pencemaran lingkungan itu sudah sangat lama.

Lagi Viral :   Mewakili komandan Lanal Batam Dandenpomal Lanal Batam Mayor Laut (PM) Mulyono, S.H. Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

” Terkait masalah itu, Kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kejaksaan, dan juga ke pihak kementerian lingkungan hidup. Kita meminta instansi tersebut mengusut tuntas dugaan tindak pidana pencemaran dan kerusakan lingkungan oleh pihak perusahaan ” Terang Dedy.

” Karena, tidak tertutup kemungkinan ada perbuatan melawan hukum dugaan tindak pidana, sementara dari dinas lingkungan hidup PALI sudah melakukan pembiaran atau melakukan maladministrasi. Maka itu juga kita minta untuk diusut .” Tutup Dedy (@)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top