Bandar Lampung

Rembuk Stunting, Eva Dwiana Kolaborasi Multi Pihak Tekan Penurunan Prevelansi Kasus di Bandar Lampung

Beeoneinfo.com, Bandar Lampung – Walikota Eva Dwiana menginstruksikan kepada seluruh jajaran OPD dan stakeholder terkait untuk berkolaborasi menurunkan angka stunting melalui program rembuk stunting di Bandar Lampung.

Hal tersebut diungkapkan oleh orang nomor satu di kota Tapis Berseri pada acara Rembuk Stunting, Aksi ke-3 Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Bandar Lampung pada, Senin (1/8/2022).

Menurut Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2019 prevalensi stunting Kota Bandar Lampung sebesar 36,1% dan prevalensi tahun 2021 ini turun sekitar 40 persen pada tahun 2021 menjadi 19,4 persen.

Lagi Viral :   Gugatan SK Pemberhentian Aparatur Desa Trimulyo Tegineneng Pesawaran Di PTUN Bandar Lampung, Duet Pengacara KAMI Lampung Optimis Menang

Eva Dwiana mengklaim, saat ini Bandar Lampung berada di angka prevelansi stunting 14,4 persen. Oleh karenanya, Melalui rembuk stunting, Wali Kota Eva Dwiana meminta percepatan pencapaian target penuruan angka prevalensi stunting.

“Supaya target kita 2023 teratasi. Ditambahkan Rp2 miliar lagi untuk gizi. Bunda berharap BKKBN mulai bergerak secara bertahap bisa menurunkan sampai zero atau 0, untuk stunting ini,” kata Eva Dwiana.

Untuk saat ini, Eva menuturkan pihaknya telah melakukan pemantauan gizi anak melalui posyandu, poskeskel, dan 31 puskesmas yang ada di kota Bandar Lampung.

Lagi Viral :   Nanang Ermanto Lepas Peserta Jambore Nasional XI, Simak Pesannya

Namun Eva Dwiana meminta agar target 0 persen stunting harus bisa tercapai dengan kolaborasi antara BKKBN dengan stake holder terkait, dalam mengatasi stunting dan gizi anak Bandar Lampung.

“Mudah-mudahan ini segera turun dan kita mencapai target nol persen. Bunda berharap juga dari BKKBN kalau bisa 3 hari sekali kumpul dengan posyandu, berikan yang terbaik untuk anak-anak kita dan juga komunikasi yang baik dengan PP dan KB,” jelas Eva.

Kedepan, pemkot Bandar Lampung akan menambahkan anggaran sebesar Rp 5 miliar jika penangan stunting saat ini bisa mencapai target.

“Kita lakukan secara bertahap, bekerjasama yang baik. Nanti insyaallah, saat ini dua miliar dulu. Kedepan kita tambahkan 5 miliar lagi untuk anak-anak yang ada di kota Bandar Lampung,” tukasnya.

Lagi Viral :   Rekrutmen PPK KPU Lampung Selatan Di Nilai Janggal, Julianto Rencanakan Gugat Secara Hukum

Related posts:

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top