Nasional

SURVEI IPO, PUBLIK MAKIN TIDAK PUAS DENGAN KINERJA JOKOWI – MARUF

Jakarta
beeoneinfo.com

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin diklaim mengalami penurunan yang tak terhenti. Bahkan publik tak puas dengan kebijakan menyangkut pandemi, termasuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal itu menjadi temuan survei yang disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, dalam acara Polemik Trijaya, Sabtu (14/08/2021).

“Tingkat kepuasan publik terhadap PPKM darurat, yang tak puas sampai 67 persen,” Jelas Dedi.

Sebagian merupakan dampak persepsi buruk terhadap program di bidang sosial.

Lagi Viral :   MASUK KATEGORI PANGKALAN UDARA TELADAN LANUDAL MANADO DIUJI DARI BERBAGAI ASPEK

Begitupun di sektor ekonomi, para responden survei itu menyatakan penanganan pandemi di bidang tersebut masih buruk. Yakni oleh 73 persen responden.

Lalu di bidang politik dan hukum, angka responden yang menyatakan tidak puas berada di angka 61 persen.

Berkaitan dengan kinerja Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin, hasilnya juga senada.

Sebagai catatan, sambung Dedi, survei pihaknya menemukan bahwa sejak setahun sebelum pandemi, kepuasan ini sudah menurun. Namun makin parah setelah pandemi terjadi.

” Kali ini hanya 52 persen yang menyatakan puas (pada Jokowi), 41 persen tak puas. Survei kami di April 2021, masih 56 persen yang puas. Berarti ini menurun lagi,” Bebernya.

Lagi Viral :   Danpasmar 1 Sambut Kedatangan Tim Ekspedisi Merah Putih Raksa Nusantara Cakti

Wapres Maruf Amin juga konsisten dalam anggapan publik. Angka kepuasan masih berkisar di 32 persen.

“Ini konsisten sejak awal periode pemerintahan dimulai. 58 persen menyatakan tak puas dengan kinerja wapres,” katanya.

Responden survei itu juga menyatakan tak puas dengan kinerja lembaga KCPEN. Mereka dianggap belum sesuai dengan harapan publik.

“37 persen saja menyatakan puas, 63 persen menyatakan tak puas,” Ungkap Dedi lagi.

Survei tersebut dilakukan pada 2-10 Agustus dengan melibatkan 1.200 responden. Margin of error  penelitian tersebut berada di angka plus minus 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 97 persen.(Ab)

Lagi Viral :   Politikus Golkar Marahi Pengemis Saat Bersepeda, Ini Kronologisnya

Sumber: BeritaSatu.com

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top