Daerah

TERKAIT KASUS TPK DI DINAS PUPR KABUPATEN MUARA ENIM 2019, KPK KEMBALI PANGGIL 3 SAKSI

Palembang
beeoneinfo.com

Proses perkara tindak pidana korupsi proyek jalan di dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim tahun 2019 masih terus berjalan.

Kali ini, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi yang berkaitan dengan perkara tersebut, Senin (21/02/2022).

Adapun saksi-saksi yang diperiksa penyidik KPK adalah, Mira Febrianti Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Ahmad Dani Staf Dinas PUPR Bidang Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi  dan Armeli Mendri mantan Kepala BPKAD Kabupaten Muara Enim.

Ketiga saksi itu diperiksa di Mako Satbrimob Polda Sumsel yang berkaitan dengan 15 tersangka anggota DPRD Muara Enim.

Lagi Viral :   DIDUGA KORUPSI PROYEK JALAN DI DINAS PUPR MUARA ENIM 2020, SR DAN MRN NGINAP DIHOTEL  PRODEO

” Penyidik kembali melakukan pemeriksaan saksi-saksi tindak pidana korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim tahun 2019 untuk tersangka Agus Firmansyah dan kawan-kawan ” Jelas Juru bicara KPK, Ali Fikri.

” Penyidik KPK melakukan pemeriksaan saksi kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan Pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2019, untuk tersangka AFS, Pemeriksaan dilakukan di Satbrimobda Sumatera Selatan,” Tambah Ali Fikri.

Dijelaskan Ali Fikri, adapun kelima belas tersangka anggota DPRD Muara Enim dimaksud adalah  Daraini, Eksa Hariawan, Elison, Faizal Anwar, Hendly, Irul, Misran, Tjik Melan, Umam Pajri. Willian Husin, Agus Firmansyah, Ahmad Fauzi, Mardalena, Samudera Kelana dan Verra Erika. 

Lagi Viral :   POLRES MUARA ENIM PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA

Sebelumnya, 10 anggota DPRD Kabupaten Muara Enim yang lain juga sudah ditetapkan tersangka, yaitu Indra Gani BS, Ishak Joharsah, Ari Yoca Setiadi, Ahmad Reo Kusuma, Marsito, Mardiansyah, Muhardi, Fitrianzah, Subahan, dan Piardi.

Kesepuluh anggota DPRD Muara Enim tersebut saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang – Sumatera Selatan.

Lebih lanjut, Ungkap Ali Fikri, dalam konstruksi perkara tersebut,  bahwa setelah Robi Okta Fahlevi dijanjikan mendapatkan beberapa proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Tahun 2019 dengan total nilai kontrak lebih kurang Rp129 miliar kemudian dilakukan pembagian komitmen fee dengan jumlah bervariasi yang diserahkan langsung oleh Robi Okta Fahlevi ke Elfin, mantan Kabid di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim ketika itu (Ab)

Lagi Viral :   WOW, TAHUN 2019 - 2020, RP 230 MILIAR KABUPATEN PALI MENGANGGARKAN UNTUK PROYEK IRIGASI, REVITALISASI, NORMALISASI DAN EMBUNG

Related posts:

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top