Daerah

TIGA TERSANGKA DUGAAN KORUPSI PROYEK SUNGAI ABAB PALI 2018 RESMI DITAHAN

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
beeoneinfo.com

Kejaksaan Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan akhirnya resmi menahan tiga orang tersangka dugaan merugikan negara pada pelaksanaan Proyek Normalisasi Sungai Abab Kecamatan Abab Kabupaten PALI tahun anggaran 2018, nilai kontrak Rp 10 Miliar.

Tiga orang tersangka dimaksud adalah initial R, J dan SR, langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Muara Enim, Rabu (18/08/2021).

Terkait penahanan ketiga orang tersangka, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI, Agung Arifianto didampingi Kasi Intel Zulkifli mengatakan bahwa penahanan ketiga tersangka di Lapas II B muara Enim ini akan dilakukan selama 30 hari ke depan.

Kata dia, pihaknya akan terus mendalami kasus dugaan korupsi pada pekerjaan Proyek Normalisasi Sungai Abab Kabupaten PALI tahun 2018, yang sudah menyebabkan dugaan merugikan negara sebesar Rp 3,5 Milyar.

Lagi Viral :   DIDUGA PROYEK APBD PALI BANYAK PROYEK MILIK ELIT PALI

“Ketiganya akan dibawa ke Lapas Muara Enim, selama 30 hari ke depan untuk proses pelimpahan ke pengadilan, Insya Allah akan dilakukan dalam waktu dekat ” Ungkapnya.

Kajari juga menjelaskan bahwa ada itikad baik dari tersangka R yang beberapa waktu lalu sudah mengembalikan kerugian negara ke kas daerah sebesar Rp 500 Juta. Kemudian pada hari ini, Rabu pagi kembali menyetor ke kas daerah sebesar Rp 500 juta. Totalnya Rp 1 Miliar.

“Tersangka R merupakan pelaksana pekerjaan yang sudah beritikad baik menitipkan uang pengganti. Sebelumnya telah ditransfer ke kas daerah sebesar Rp 500 juta. Jadi total titipan uang pengganti dari saudara R berjumlah Rp 1 milyar ” Jelas Kajari.

“Untuk tenggat waktu pengembalian uang pengganti sampai persidangan selesai. Jadi sebelum ada putusan pengadilan itu masih diperkenankan untuk mengembalikan kerugian negara karena itu akan berdampak pada masa hukuman itu sendiri, apabila tersangka mengembalikan kerugian negara jadi pertimbangan pada persidangan ” Beber Purnomo.

Lagi Viral :   DITRESKRIMSUS POLDA KEPRI UNGKAP DUGAAN TINDAK PIDANA ILEGAL AKSES/SIM SWAP

Purnomo juga menambahkan bahwa Kejaksaan Negeri PALI juga akan menelusuri aset-aset tersangka.

” Saat ini kita sedang menelusuri aset tersangka guna menutupi kerugian negara yang ditimbulkan akibat kegiatan itu,”Tukasnya.

Sementara itu, dari kuasa hukum tersangka, Tabrani menuturkan bahwa kliennya kooperatif mengikuti aturan hukum dan memiliki rasa tanggung jawab dengan beritikad baik mengembalikan atau menitipkan uang pengganti.

Dijelaskan Tabrani lagi bahwa Itikad baik dari kliennya itu sudah dilakukan jauh-jauh hari, dengan menyetor atau menitipkan uang pengganti.

” Saat ini kita tetap kooperatif sampai tenggat waktu pengembalian kerugian negara. Dalam hal ini pihak penyidik sudah memberikan ruang dan kami tetap melakukan upaya persuasif karena klien kami belum terbukti menjadi pelaku yang mengakibatkan kerugian negara. Nanti di pengadilan akan dibuktikan ” Kata dia didampingi rekannya Novan Fadli.

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Gelar shalat Idul Adha 1440 H di Lapangan Korpri

Pihak kuasa hukum tersangka R juga sangat menghormati proses hukum terkait penahanan tersangka R yang dibawa ke Lapas II B Muara Enim.

” Masalah benar atau tidak, kan ada asas praduga tak bersalah.Tentunya kami akan menyiapkan upaya -bupaya pembelaan di tahapan persidangan nanti. Apakah memang benar klien kami melakukan kesalahan seperti yang disangkakan ”Tutupnya (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top