Daerah

Warna – Warni Pileg 2019, Pengurus Masjid Al – Ma’arij Tanjung Gading Pun Ikut Nyaleg

Bandar Lampung, beeoneinfo.com

Pemilihan legislatif 2019 mendatang kian mendekat, berbagai ragam orang pun turut mendaftarkan diri untuk menjadi anggota legislatif melalui partai – partai politik yang ada di Indonesia. Menariknya, pemilihan legislatif kali ini bisa dikatakan di isi oleh para bacaleg yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat.

Seperti salah satu contoh misalnya, keikut sertaannya salah satu pengurus masjid Al Ma’arij yang terletak di kelurahan Tanjung gading kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, Drs. Hi. M. Santosa Yusuf. MM.

Drs. Hi. M. Santosa Yusuf. MM yang juga merupakan pensiunan dan mantan Kepala Kantor Departemen Agama kota Bandar lampung ini memang sangat aktif menjadi salah satu pengurus masjid tersebut. Namun ketika ada peluang, beliau kemudian mencalonkan diri menjadi salah satu bacaleg dari partai Golkar untuk DPRD Provinsi Lampung dapil kota Bandar Lampung.

Lagi Viral :   Pemkab Lampung Selatan Turun Langsung Lakukan Pemantauan PPKM Level 4

Tujuan yang dimiliki pun sederhana, beliau hanya ingin agar kemudian ada bentuk perhatian khusus dari pemerintah kepada rumah – rumah ibadah yang ada di Bandar Lampung.

” Saya pikir, jika saya ada disana ( DPRD Provinsi Lampung ), tentu akan sedikit ada kemudahan bagi saya untuk menekan pemerintah memberikan perhatian lebih kepada rumah – rumah ibadah yang ada di Lampung ini”. Ujar Abah Santosa, sapaan akrabnya pada Sabtu, 25/08.

” Selain itu tentu saja nantinya akan ada perhatian khusus dari pribadi saya untuk bagaimana cara dan bentuknya kesejahteraan para pengajar baca tulis Al – Qur’an sedikit lebih sejahtera.” Sambungnya.

Lagi Viral :   SIPIR LAPAS KELAS IIB MUARA ENIM GAGALKAN PENYELUDUPAN NARKOBA

Ketika ditanyakan seberapa besar modal dirinya untuk maju mencalonkan diri menuju DPRD Provinsi Lampung, dengan tenang Abah Santosa pun menjawab.

” Modal saya ya selain berusaha terus mensosialisasikan diri pada masyarakat, tentu saja berdo’a. Tidak ada trik – trik khusus apalagi bagi – bagi sembako dan uang. Saya tidak mau mengajarkan masyarakat untuk memilih saya karena pemberian, tapi terlebihnya karena keikhlasan mereka percaya dengan tujuan saya”. Ungkapnya.

” Tidak akan benar seorang wakil rakyat, yang antusias ingin menduduki kursi legislatif dengan cara – cara membeli suara masyarakat dengan pemberian bingkisan atau uang. Karena sudah pasti akan terjadi upaya pengembalian modal, sehingga kewajibannya sebagai wakil rakyat terabaikan”. Tutupnya.

Lagi Viral :   Wakil Ketua II DPRD Kota Metro Ahmad Khuseini Mulai Memetakan Pembangunan Pasar Yang Baik

Melihat kapasitasnya sebagai mantan seorang Kepala Kantor Departeman Agama kota Bandar Lampung, tidak menutup kemungkinan abah Santosa Yusuf menjadi salah satu pesaing berat para bacaleg lain. Sebab walaupun tidak memiliki finansial yang mumpuni, abah sendiri telah dikenal dekat oleh masyarakat luas karena kepemimpinannya di Departemen tersebut.

( Dhit )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

To Top